Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Berharap Nomor Urut Bawa Keberuntungan, Ajak Paslon Ciptakan Pilkada Riau Beradab

Tim Redaksi • Selasa, 24 September 2024 | 09:22 WIB
Pasangan calon Gubernur Riau-Wakil Gubernur Riau Syamsuar-Mawardi, Muhammad Nasir-Muhammad Wardan (tengah), dan Abdul Wahid-SF Hariyanto (kiri) mengangkat nomor urut saat rapat pleno terbuka.
Pasangan calon Gubernur Riau-Wakil Gubernur Riau Syamsuar-Mawardi, Muhammad Nasir-Muhammad Wardan (tengah), dan Abdul Wahid-SF Hariyanto (kiri) mengangkat nomor urut saat rapat pleno terbuka.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SEMUA pasangan calon kepala daerah yang akan berkontestasi pada pemilihan kepala daerah 27 November 2024 sudah mendapatkan nomor urut. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau dan KPU 12 kabupaten/kota di Riau telah menggelar rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut, Senin (23/9). Semua pasangan berharap nomor urut yang didapat membawa keberuntungan.

Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan memimpin langsung rapat pleno di Hotel Aryaduta Pekanbaru. Sebelum pencabutan undian nomor urut, dibacakan dahulu tata tertibnya. Pengundian mengambil nomor undi dahulu dilakukan oleh para calon wakil gubernur, lalu dibuka oleh para calon gubernur dengan menunggu instruksi dari KPU.

Undian pertama diambil oleh paslon Muhammad Nasir-Muhammad Wardan. Disusul paslon Abdul Wahid-SF Hariyanto, dan terakhir pasangan Syamsuar-Mawardi Muhammad Saleh. Saat dibuka paslon Nasir-Wardan mendapatkan nomor urut 2, lalu Wahid-SF Hariyanto mendapatkan nomor urut 1, dan Syamsuar-Mawardi nomor urut 3.

Usai cabut undian nomor urut ini, masing-masing paslon diberi kesempatan memberikan sambutan, dimulai sesuai nomor urut. ‘’Pada hari ini (kemarin, red) kita telah melewati prosesi pencabutan nomor urut paslon, dan kami dirahmati dengan nomor urut 1,’’ kata Wahid didampingi SF Hariyanto.

‘’Mudah-mudahan nomor urut ini memberikan pertanda kami the winning (pemenang) dan mudah-mudahan ini bahagian dari ikhtiar kami untuk memenangkan dan memimpin Riau. In sya Allah,’’ tambah paslon yang sama-sama mengenakan pakaian Melayu warna hijau toska lengkap songket dan kopiah kemarin.

Wahid pun melontarkan janji politik mereka. ‘’Kalau kami menang, kami buat Riau ini bermarwah menjadi daerah dan provinsi yang terkenal dan ternama serta terdepan di republik ini. Kami yakin dan percaya kami mengusung tema Riau bermarwah,’’ ujarnya.

‘’Artinya kami menjaga semua anak bangsa yang ada di provinsi ini dan kami akan mengayomi, serta membangun membangun komunikasi membangun bersama provinsi Riau. Kami tidak akan membeda-bedakan. In sya Allah kami akan mengayomi jika kami diberikan kemenangan di kemudian hari, terima kasih,’’ tambahnya.

Berlanjut sambutan untuk paslon nomor urut dua, Muhammad Nasir-Muhammad Wardan. Nasir yang tampak kompak dengan Muhammad Wardan mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan celana warna hitam dan kopiah hitam mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

‘’Alhamdulillah hari ini (kemarin, red) kita mendapatkan nomor urut 2. Dan sekarang juga sudah bisa berjalan meyakinkan masyarakat. Kami punya tema menjadikan Riau, Riau Emas, segaris dengan pemerintah pusat hari ini,’’ ujar Nasir.

Sementara itu, Syamsuar saat memberikan sambutan mengaku bangga dengan nomor urut yang didapat. Nomor 3 disebutkan nomor idamannya. ‘’Nomor 3 ini idaman kami untuk membawa kemajuan yang sejalan. Garis lurus dengan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mari kita sama-sama menjaga suasana pilkada aman dan damai. Kami siap mengemban amanah yang mulia ini,’’ katanya.

Dirinya menyebutkan angka tiga juga bisa disimbolkan sebagai huruf W. “Karena angka 3 itu simbolnya bisa jadi W. Sesuai dengan slogan kami Suwai. Saya bersama dengan Buya Mawardi Saleh sudah siap mengemban amanah yang akan dipersiapkan di 27 November,” tambahnya.

Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan mengajak agar semua paslon bersama-sama para parpol koalisi, relawan dan juga simpatisan untuk dapat menciptakan Pilkada Riau Beradab (bersih, adil, damai, dan bertanggungjawab) tanpa perpecahan. Bahkan, kemarin dilakukan penandatangan bersama deklarasi kampanye damai.

Deklarasi ini dihadiri dan ditandatangan langsung ketiga paslon Pilgubri Abdul Wahid-SF Hariyanto, Muhammad Nasir-Muhammad Wardan, dan Syamsuar-Mawardi Muhammad Saleh. Hadir juga Pj Gubernur Riau Rahman Hadi, Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan, Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal dan tamu undangan lainnya.

‘’Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, Senin, 23 September adalah hari melakukan pengundian nomor urut calon,’’ ujar Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan, Senin (23/9). ‘’Kami informasikan bahwa hari ini (kemarin, red) acara kita bukan hanya pengundian nomor urut tetapi juga sesuai dengan arahan, kita melakukan deklarasi kampanye damai,’’ ujarnya.

Photo
Photo

Sementara itu di tempat yang sama, KPU Pekanbaru menetapkan nomor urut lima paslon yang akan bersaing di Pilwako 2024. Hasilnya, pasangan Muflihun-Ade Hartati ditetapkan dengan nomor 1.  Kemudian paslon nomor 2 Instiawati Ayus-Taufik Arakman. Berikutnya Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda mendapatkan nomor 3. Paslon Edy Natar-Dastrayani Bibra nomor 4. Lalu, paslon Agung Nugroho-Markarius Anwar nomor urut 5.

Masing-masing paslon menanggapi berbeda hasil undian ini. Paslon Muflihun-Ade Hartati mengucap rasa syukur mendapat nomor urut 1. Angka 1 menurutnya penuh makna, terutama bagi Kota Pekanbaru yang heterogen. ‘’Alhamdulillah Allah berikan nomor 1, di mana setiap langkah kehidupan kita dimulai dengan angka 1, serta dalam agama Islam juga ditegaskan bahwa kita hidup berbeda suku dan ragam akan tetapi kita menjadi satu dalam kehidupan umat manusia,’’ ucapnya.

Calon Wali Kota nomor urut 2 Instiawati Ayus mengatakan angka 2 yang didapat merupakan sesuatu yang seimbang, berarti selaras yang dapat menghasilkan makna harmonis. “Kalau kita lihat lagi, pasangan apa pun itu kalau sudah bersanding, pasti hanya ada dua karena dapat menghasilkan sesuatu yang harmonis dan indah dipandang mata,” ucapnya.

Paslon Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda menyambut gembira hasil undian. ‘’Seluruh warga Kota Pekanbaru,ingat yang paling cantik di tengah, nomor 3. Semoga nomor 3 ini menjadi nomor berkah seluruh warga Kota Pekanbaru,’’ kata Ida.

Sementara itu, Calon Wali Kota Pekanbaru nomor urut 4 Edy Natar Nasution didampingi Dastrayani Bibra mengatakan, apapun angka dan nomor urutnya, dirinya sudah siap menerima dan menjadikan sebuah rezeki dan serta amanah.

Kendati demikian, Edy Natar sangat bangga dengan nomor urut 4 yang didapatkan. Pasalnya, angka 4 itu sebelumnya juga ada tanda-tanda, seperti saat pendaftaran yang juga nomor 4 dan sebelum pengundian calon wakil wali kota juga mencabut antrean nomor 4. “Saat mencabut undian saya juga mendapat nomor 4. Artinya angka 4 ini rezeki kami yang mudah-mudahan menjadi pertanda berkah dalam pilihan nanti,” jelasnya.

Sementara itu, paslon Agung Nugroho-Markarius Anwar mengaku mendapat nomor urut 5 sesuai harapan mereka. “Alhamdulillah dapat nomor 5. Selain aman, juga presisi. Saya ucapkan selamat kepada seluruh pasangan calon. Saya imbau hidupkan lampu masing-masing, jangan padamkan lampu yang lain,” ujar Agung.

Setelah ini, pihaknya akan kembali bersosialisasi kepada masyarakat. Termasuk juga mengedepankan visi-misi yang dibawa Aman untuk menyejahterahkan masyarakat Pekanbaru. Ia juga akan fokus terhadap masa kampanye yang sebentar lagi akan masuk.

Di Siak, paslon Irving Kahar dan Sungianto mendapatkan nomor urut 1, Afni Z dan Syamsurizal mendapatkan nomor urut 2, Alfedri-Husni Merza mendapatkan nomor urut 3 saat pencabutan yang dilakukan di Kalaman Kantor KPU Siak, Senin (23/9) siang.

Irving Kahar dan Sungianto mengaku sejak awal mengharapkan nomor 1 dan Allah SWT kabulkan. “Namanya kontestasi seperti ini, semua menginginkan nomor satu, kami sudah meraihnya,” sebut Irving. ‘’Allah Esa, dan nomor ini sesuai rencana Allah. Dan Allah mempermudah semua langkah yang dilakukan,’’ tambahnya.

Sementara Sugianto juga mengatakan dari awal berharap memang nomor 1. ‘’Dalam kontestasi hanya satu yang jadi pemenang dan kami akan menyatukan Siak. Angka satu ini merupakan keseimbangan, keharmonisan, berdiri tegak lurus untuk kebaikan dan kemajuan masyarakat Siak,” sebutnya.

Sementata itu, Afni Z dan Syamsurizal mengatakan nomor urut 2 sesuai harapan sejak awal. Bahkan, saat khataman Al-Qur’an dirinya minta didoakan agar mendapatkan nomor urut 2. Afni  juga memohon kepada ibunya agar didoakan mendapatkan nomor urut 2. “Terima kasih Allah telah mengabulkan doa ini saya sesuai harapan saya,” kata Afni.

Sementara itu, Calon Bupati Siak Alfedri mengatakan, filosofi nomor 3, tali berpilin tiga. Tali jika hanya dua tidak akan bisa berpilin, demikian juga dengan nomor 3. Tiga tungku sejerangan. Tungku jika hanya dua tak akan seimbang. Artinya umara, ulama, dan adat bersama masyarakat menjadi kuat.

“Semua nomor baik, saya meminta kepada Allah agar memberikan nomor terbaik buat kami. Dan Allah memberikan nomor 3,” jelas Alfedri. ‘’Bahu membahu Siak akan semakin maju dan ini nomor yang terbaik dari Allah,” tambahnya.

Di Dumai, saat pengundian yang dilaksanakan, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai Eddy A Mohd Yatim-Almainis meraih nomor urut 1. Kemudian, Ferdiansyah-Soeparto meraih nomor urut 2. Sedangkan Paisal-Sugiyarto memegang nomor urut 3.

Calon Wali Kota Dumai Eddy A Mohd Yatim yang ditemui Riau Pos menjelaskan, pada prinsipnya semua nomor itu bagus semuanya. Namun ada yang istimewa, yakni nomor satu. ‘’Kami hanya berserah kepada nomor berapa saja. Tapi, waktu pengundian dapat nomor satu, maka itulah yang terbaik buat masyarakat dan kota Dumai mendatang,’’ kata Eddy.

Sementara, Calon Wali Kota Dumai Ferdiansyah yang ditemui secara terpisah menjelaskan, mendapatkan nomor 2 memang sesuai dengan apa yang diharapkan. ‘’Nomor 2 memang menjadi harapan kita dan akhirnya memang terwujud,’’ kata Ferdiansyah.

Sedangkan Calon Wali Kota Dumai yang merupakan petahana, Paisal menjelaskan, sudah siap untuk terus melanjutkan program dan pembangunan untuk Dumai menjadi Kota Idaman. Untuk itu, relawanan dan simpatisan jaga kekompakan. Jadikan pilkada serentak ini menjadi pilkada yang santun dan berakhlak.

‘’Saya tidak banyak bicara panjang lebar. Yang penting bagi kami adalah berbuat. Orang sedang berpikir dan merencanakan, namun kita sudah berbuat. Kita wujudkan Dumai menjadikan Kota Idaman,’’ kata Paisal.

Di Kuantan Singingi, paslon Suhardiman Amby-Mukhlisin (SDM) mendapatkan nomor urut 1. Paslon Adam-Sutoyo (AYO) mendapatkan nomor urut 2, dan Paslon Halim-Sardiyono (HS) mendapatkan urut 3.

Menurut Suhardiman, nomor 1 adalah melambangkan dan menjadikan simbol cita-cita yang ingin dilanjutkan dia bersama H Mukhlisin (SDM). “Kami ingin Kuansing ini menjadi nomor 1. Nomor 1 pendidikannya, nomor 1 sumber daya manusianya, nomor kesehatannya. Kita ingin Kuansing Hebat, menjadi nomor 1,” ujarnya.

Sementara Adam mengatakan, nomor urut 2 pun bermakna baik dan keberuntungan. “Kalau orang tua-tua kami, tim dan penasehat memang menginginkan nomor urut 2. Lebih senang menyosialisasikannya, “ kata Adam. 

Bagi paslon Halim-Sardiyono nomor urut 3 bukan menjadi persoalan. Sardiyono mengatakan 3 adalah angka yang baik. Mengapa? Dalam Pileg 2024 lalu, PDI Perjuangan yang merupakan partai yang dinaungi H Halim bernomor urut tiga. Dan hasilnya, PDI Perjuangan menjadi partai pemenang secara nasional dalam pileg lalu.

Di Kepulauan Meranti, paslon Asmar-Muzamil mendapatkan nomor urut 1, Mahmuzin Taher- Iskandar Budiman mendapat nomor urut 2 Basiran- Yulian Norwis mendapatkan nomor urut 3, dan Masrul Kasmy- Fauzi Hazan mendapatkan nomor urut 4. 

Di Pelalawan, paslon Nasaruddin-Abu Bakar memperoleh nomor urut 1. Sedangkan pasangan Zukri-Husni Thamrin mendapat nomor urut 2. Paslon Nasaruddin-Abu Bakar mengatakan nomor urut 1 ini telah sesuai dengan harapan mereka.

“Jadi, sebelum saya kemari, saya bertanya kepada abah (ayah, red), nomor urut berapa yang baik buat saya. Dan abah bilang sampai tiga kali, saya harus dapat nomor urut 1. Alhamdulillah, bisa dapat nomor urut 1 yang telah diinginkan dan diresrui abah,” beber Nasarudin, Senin (23/9). 

Hal senada juga disampaikan paslon nomor urut 2 Zukri-Husni Tamrin. “Jadi, ini semua sudah keinginan alam agar saya bersama Pak Husni Tamrin dapat melanjutkan pembangunan Pelalawan. Apalagi nomor 2 ini refleksi kemenangan saya menjadi Bupati pada Pilkada tahun sebelumnya,” sebutnya.

Di Indragiri Hulu, paslon Raja Haryono-Elda Suhanura mendapatkan nomor urut 1. Paslon Ade Agus Hartanto-Hendrizal nomor urut 2, dan Rezita Meylani-Suhardi ditetapkan dengan nomor urut 3 pada Pilkada Serentak 2024.

Raja Haryono mengatakan nomor 1 merupakan angka istimewa. “Di antaranya nomor urut itu, hanya nomor urut 1 yang paling istimewa. Semoga ini langkah awal untuk menuju kemenangan,” ucap Raja Haryono dengan mengangkat slogan Menyala.

Dalam pada itu, Ade Agus Hartanto menyatakan nomor urut pasangannya paling sempurna untuk Sahabat Ade Hendrizal (SAH). “Ini sudah kode alam, kami dari awal tadi dapat undian nomor 2 hingga akhirnya kami dapat nomor urut 2,” katanya.

Sedangkan Rezita Meylani mengatakan berapapun nomor urut, tetap Ready (slogan Paslon Rezita Meylani -Suhardi). “Pada penetapan ini, kami berharap semua paslon dan pendukung tetap menjalankan pilkada damai dan kondusif,” ucapnya.

Di Indragiri Hilir, paslon Suhaidi-Syamsuddin Uti mendapat nomor urut 1, Ferryandi-Dani M Nursalam mendapat nomor urut 2, Mimi Lutmila-Sufian mendapat nomor urut 3, dan Herman-Yuliantini mendapatkan nomor urut 4.

Di Kampar, paslon Repol-Rahmad Jevary Juniardo mendapatkan nomor urut 1, Yusri-Rinto Pramono mendapatkan nomor urut 2, Ahmad Yuzar-Misharti mendapatkan nomor 3, dan Yuyun Hidayat-Edwin Pratama Putra mendapatkan nomor urut 4.

“Alhamdulillah mendapatkan nomor satu. Semoga  terwujudnya Kampar juara, Kampar maju dan sejahtera,” ujar Repol. Senada diungkapkan pasangannya Rahmad Jevary Juniardo. ‘’Nomor berapa saja satu, dua, tiga dan empat adalah nomor yang baik. Yang kita harapkan seluruhnya menjalankan visi dan misi Kampar juara,” jelasnya.

Sementara paslon Yusri-Rinto Pramono yang mendapatkan nomor urut dua menyampaikan, nomor dua itu adalah keseimbangan, nomor dua itu damai, nomor dua itu serasi pemenang. “Allah sudah beri kami nomor dua nomor yang tepat yang sesuai dengan keinginan kami dan  sesuai doa kami dan masyarakat Kabupaten Kampar,” jelas Yusri.

Sementara Ahmad Yuzar-Misharti yang manyampaikan, mendapatkan nomor urut 3 konsisten dari awal. Misharti menyampaikan makna nomor urut 3 ini. ‘’Yang pertama diambil kertas suaranya. Kedua dilihat pasangannya. Ketiga dicoblos dan keempat masukkan dalam kotak suara,’’ ujarnya.

Sementara Yuyun Hidayat menyampaikan rasa syukur mendapatkan nomor urut 4. ’’Ini adalah nomor yang terbaik di jalan Allah. Siapa pun pemenangnya dan nomor berapa pun pemenangnya itulah sejatinya masyarakat Kabupaten Kampar,’’ ujarnya.

Di Rokan Hulu, nomor urut satu didapatkan Kelmi Amri-Asparaini . Nomor urut 2 Murnis-Syamsyurizal ST MT. Nomor urut 3 Anton-Syafaruddin Poti. Paslon nomor urut 4 Indra Gunawan-Abdul Haris. Dan paslon nomor urut 5 Erizal-Rusli.

Dalam acara konfrensi pers Kelmi Amri -Asparaini menyampaikan syukur. ‘’Makna nomor urut 1, kami merupakan pasangan pertama yang mendaftar. Dalam pencabutan nomor urut, kami juga nomor pertama,’’ ujarnya. (gus/end/epp/wir/dac/mng /kas/ind/amn/kom/sah/ksm/ayi/dof)

Editor : Rindra Yasin
#pilkada pekanbaru #calon kepala daerah #Pilgubri 2024 #riau #pilkada riau 2024 #nomor urut pilkada