PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan simulasi makan bergizi gratis di sekolah Pekanbaru telah tuntas dilaksanakan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru pun telah mengevaluasinya. Hasilnya ada beberapa faktor yang sangat penting diperhatikan, ketika program Presiden Prabowo Subianto ini direalisasikan nantinya.
Salah satunya yakni tentang ketepatan waktu distribusinya. Terutama sekolah yang berada di pinggiran kota, kemudian melibatkan UMKM setempat atau terdekat dengan sekolah. Selanjutnya makanan yang disediakan terdiri dari komponen gizi empat sehat lima sempurna.
‘’Termasuk buah, sayur, lauk pauk, nasi, dan satu kotak susu,’’ ujar Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal Senin (21/10).
Dirinya mengatakan, program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang selama berada di sekolah. Program ini baru akan diterapkan pada awal tahun 2025. Saat ini pemko juga belum mendapatkan juknis terkait dana atau anggarannya.
Sementara dia katakan ketepatan distribusi makanan tentunya menjadi perhatian. Disdik meminta agar makanan sudah sampai di sekolah pukul 10.00 WIB agar makanan yang dikirim masih dalam kondisi layak dimakan dan hangat serta tidak basi.
‘’Kami sudah menyesuaikan waktu distribusi makanan antara pukul 11.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, saat anak-anak beristirahat. Kemarin, kami mencoba pengantaran ke area pinggiran, yang membutuhkan waktu sekitar satu jam,’’ tambahnya.(ilo)
Editor : Rindra Yasin