PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Adanya gangguan tekanan udara rendah di Perairan Philipina nyatanya menyebabkan sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Provinsi Riau mengalami dampaknya, Rabu (23/10/2024).
Hal ini lantaran terjadinya penarikan massa udara yang seharusnya berada di wilayah Indonesia termasuk Provinsi Riau, sehingga gangguan tekanan udara rendah di perairan Philipina tersebut membuat massa udara ke tarik ke daerah yang saat ini mengalami Tropical Cyclone "Trami".
Menurut Forecaster Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru Bibin Sulianto kepada Riaupos.co, pada umumnya wilayah Riau saat ini sudah memasuki musim hujan.
Ia memprakirakan puncak hujan terjadi pada bulan November-Desember 2024 mendatang.
Namun adanya gangguan tekanan udara rendah di perairan Philipina sehingga massa udara ke tarik ke daerah sana.
Disebut dengan Tropical Cyclone, merupakan badai dengan pergerakan angin yang memutar/memuntir pada kecepatan yang tinggi yang berasal dari samudera di daerah tropis.
"Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung selama 1-5 hari," katanya.
Meksipun begitu, berdasarkan informasi cuaca, hari ini hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Riau.
Suhu Udara Riau hari ini berada di angka 23.0–34.0 derajat celcius dengan kelembapan Udara 55–99 persen.
Sementara arah angin berhembus ke Barat Laut–Timur Laut dengan kecepatan 10-30 km/jam.
Prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.50 - 1.25 meter (tenang).
Pagi hari, sebagian wilayah Riau kabur berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.
Kemudian, siang hingga sore hari cuaca sebagian besar wilayah Riau cerah berawan. Hujan akan mengguyur Pelalawan, dan Indragiri Hilir.
"Pada malam hari sebagian besar wilayah Riau berawan. Hujan akan mengguyur Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kampar, dan Kepulauan Meranti," katanya.
Pada dini hari, hujan ringan diprediksi akan mengguyur Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir pada pagi, sore dan malam atau dini hari," katanya.
Editor : RP Rinaldi