PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Cuaca panas yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa hari belakangan, mulai berdampak. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pun muncul pada empat daerah di Bumi Lancang Kuning akibat cuaca panas terik tersebut.
‘’Memang akibat cuaca panas yang melanda Riau dalam beberapa hari terakhir ini, kembali muncul titik api Riau. Yakni di Rohul, Bengkalis, Kampar, dan Pelalawan,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal, Rabu (23/10).
Namun, di empat daerah tersebut sudah langsung dilakukan penanganan, baik yang dilakukan tim satgas darat dan juga udara. “Untuk lokasi karhutla di empat daerah tersebut juga sudah dikerahkan helikopter water bombing,” sebutnya.
Atas upaya tersebut, demikian Edy, saat ini tiga lokasi karhuta yakni di Rohul, Kampar, dan Pelalawan sudah padam. Tim gabungan saat ini hanya tinggal melakukan pemadaman di Bengkalis. “Tinggal yang di Bengkalis, tepatnya di sekitar daerah Pinggir,” ujarnya.
Untuk penangangan karhutla di Riau, disebutkannya saat ini juga masih stand by enam helikopter water bombing. Namun dari enam helikopter tersebut, tiga di antaranya sedang dilakukan perawatan sehingga yang dapat digunakan sebanyak tiga unit. ‘’Namun masih bisa mengatasi karhutla di Riau,” katanya.
Disebutkan M Edy, sebagai upaya antisipasi, pihaknya saat ini juga masih menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla di Riau hingga akhir November mendatang. Hal tersebut agar jika terjadi karhutla masih dapat meminta bantuan pemerintah pusat. “Ini juga berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya. Karena saat ini masih peralihan musim dari kemarau ke musim hujan,” sebutnya.(sol)
Editor : Rindra Yasin