PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru akan menghadapi Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Sabtu (26/10) mulai pukul 15.30 WIB. Ini merupakan laga kandang sekaligus laga penutup PSPS di putaran pertama Liga 2 musim 2024/2025. Askar Bertuah pun berburu happy ending.
Artinya, kemenangan menjadi harga mati agar putaran pertama ini berakhir dengan indah.
Jika mendapatkan tiga poin maka puncak klasemen bakal diraih, minimal berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A. Saat ini, puncak klasemen diduduki Bekasi FC dengan nilai 14.
Baca Juga: PSPS Ditantang Sriwijaya FC, Pemilik Tiket VIP A dan B Cukup Tunjukkan E-Tiket
Di posisi dua, ada Persikota yang sudah menyelesaikan semua laga putaran pertama dengan 13 poin. Sedangkan PSPS berada di posisi tiga dengan 12 poin.
“Tidak ada pilihan lain. Mudah-mudahan laga besok (hari ini, red) kami bisa happy ending putaran pertama,’’ ujar pelatih PSPS Aji Santoso saat jumpa pers, Jumat (25/10).
Namun, melawan Sriwijaya FC, PSPS kemungkinan besar tanpa bek Maman Andurrahman.
‘’Semua pemain dalam kondisi yang bagus kecuali Maman Abdurrahman yang masih cedera. Pemain lain kondisi bagus dan sangat siap,” ujar Aji Santoso.
Menurutnya, SFC bukanlah tim yang bisa dianggap remeh, apalagi saat ini SFC sudah sedikit mengalami perubahan. Itu terlihat dari beberapa pertandingan yang telah mereka jalani.
“Yang jelas saya tidak ingin menganggap remeh lawan karena berada di posisi bawah, tetapi itu bukan menjadi suatu ukuran untuk kami bisa menang mudah,’’ ujarnya.
Terkait formasi yang akan diterapkan, Aji Santoso menjelaskan, dirinya melihat permainan sepakbola itu dari cara permainan lawan.
“Jadi apa yang menjadi kelebihan lawan kita antisipasi, dan apa yang menjadi kekurangan lawan kita eksplor. Jadi saya bisa menggunakan beberapa formasi. Tapi pakamnya saya sudah punya. Kalau semua pemain memainkan cara-cara kita bermain maka saya yakin in sya Allah kita akan meraih hasil yang positif,” ungkapnya.
Pemain PSPS, Aulia Ramadan juga mendukung sang pelatih.
“Kami di home ini akan lebih kerja keras lagi untuk memberikan permainan-permainan yang bagus bagi suporter maupun warga Pekanbaru,” ucapnya. “Yang pasti kami mau menang untuk suporter dan masyarakat Pekanbaru,” sebutnya.
Sementara itu, pelatih Sriwija FC Hendri Susilo mengatakan , skuadnya telah berlatih untuk menghadapi laga melawan PSPS.
“Untuk melawan PSPS ini bukan pekerjaan mudah bagi kami. Apalagi kita tahu sekarang PSPS sangat jauh berubah dari segala lini. Kami harus kerja lebih keras. Jujur Sriwijaya juga perlu poin untuk upgrade posisi yang sangat-sangat rawan,” ujarnya.
Hendri Susilo akan menjadi ancaman terulangnya mimpi buruk PSPS yang mengalami kekalahan di kandang musim lalu.
“Sama masa lalu dengan tahun lalu, hanya berbeda situasi. Bukannya kita pesimis, kita akan maksimal,’’ ujarnya.
‘’Itu dulu, kami lupakan, kami fokus pertandingan besok (hari ini, red). Kami perlu poin. Apapun hasilnya, kita berjuang dululah. Semaksimal mungkin bekerja keras. Mudah-mudahan perjalanan berjalan baik, kami selamat sampai akhir pertandingan,” tambahnya.
Musim lalu Hendri Susilo menjadi penyelamat Sriwijaya FC menjalani babak play-off degradasi.
“Kami pernah sukses di sini. Mudah-mudahan kami akan kerja keras, kerja cerdas untuk melawan lagi PSPS Pekanbaru. Semua tim pelatih, pemain bersepakat untuk ambil poin di sini. In sya Allah,” kata Hendri Susilo.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengusung ambisinya masing-masing.(dof/das)
Editor : RP Arif Oktafian