Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Debat Sengit Berakhir Pelukan, Kedua Paslon Bupati Pelalawan Optimis Menang

Redaksi • Minggu, 3 November 2024 | 13:26 WIB

Debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan tahun 2024 antara paslon Nasrudin-Abu Bakar dan Zukri-Husni Tamrin di Hotel The Zuri, Pekanbaru, Sabtu (2/11/2024).
Debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan tahun 2024 antara paslon Nasrudin-Abu Bakar dan Zukri-Husni Tamrin di Hotel The Zuri, Pekanbaru, Sabtu (2/11/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Debat publik pasangan calon (paslon) Bupati Pelalawan dan Wakil Bupati Pelalawan 2024 di ball room The Zurry Hotel, Kota Pekanbaru, Sabtu (2/10) malam kemarin berlangsung sengit dan meriah. Kedua paslon, nomor urut 1 Nasarudin-Abu Bakar Fiesda Elly dan nomor urut 2 Zukri Misran-Husni Tamrin, optimis menang di pilkada Pelalawan 2024. Keduanya sempat beradu argumen dengan sengit, namun diakhiri dengan berpelukan.

Dalam penyampaiannya, Ketua KPU Pelalawan, Bapri Naldi SSos mengatakan bahwa, debat ini sesuai regulasi PKPU nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye dalam Debat Publik.

“Jadi, debat ini sesuai ama­nah undang-undang yang harus dijalankan untuk memberikan kesempatan kepada menyampaikan visi dan misi,” terangnya.

Sedangkan tema dalam debat publik ini, sambung Bapri Naldi yakni “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Optimalisasi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Lingkungan Hidup.

“Untuk itu, mari bersama sukseskan pilkada Pelalawan ini dengan santun dan damai demi Pelalawan yang gemilang dan terbilang,” bebernya.

Sementara itu, Calon Bupati Pelalawan nomor urut 1 Nasarudin-Abu Bakar Fiesda Elly, tampil tenang. Dengan dukungan penuh tim yang hadir di lokasi, Nasarudin-Abu Bakar Fiesda Elly, tampak tenang menjawab semua pertanyaan yang disampaikan.

Khususnya dalam penyampaian visinya untuk menjadikan Pelalawan ini menjadi lebih baik dan sejahtera 2029. Sedangkan misinya yakni mewujudkan program pendidikan gratis dari SD dan SMP. Kemudian bantuan anak yatim, lansia, orang kurang mampu se-Kabupaten Pelalawan melalui BLT.

Selanjutnya membangun fasilitas kesehatan dan pelayanan kesehatan gratis, seperti membangun rumah sakit umum Pelalawan selatan, dan membangun puskesmas rawat ini se-Pelalawan. Dia juga berencana memberikan instentif Rp100 ribu per hari bagi warga kurang mampu yang sakit jika warga menginap di RS.

“In sya Allah ini akan kita maksimalkan pembangunan di Pelalawan. Terutama Pangkalankerinci bebas dari banjir dan sampah,” paparnya.

Ditegaskan Wakil Bupati Petahana ini bahwa, terkait tema infrastrukrur kelistrikan, dirinya pada masa menjadi Ketua DPRD bersama Bupati Pelalawan dua periode yakni HM Harris, telah menjalankan sejumlah program. Salah satunya program percepatan pembangunan infrastruktur desa/kelurahan (PPIDK). Di mana dalam program ini, setiap desa dan kelurahan diberikan bantuan anggaran sebesar Rp400 hingga Rp500 juta untuk membangun jaringan listrik dengan mendirikan tiang-tiang listrik.

“Dan alhamdulillah, melalui program PPIDK ini, setidaknya saat ini hampir 95 persen masyarakat Pelalawan sudah menikmati aliran listrik. Dan ini buktinya nyata atau rill kontribusi Nasarudin terhadap perkembangan listrik di Pelalawan.

“Sedangkan saat ini, hanya tinggal Kecamatan Kuala Kampar yang masih belum mendapatkan penerangan listrik 24 jam. Dan ini akan menjadi target saya bersama Abu Bakar untuk diselesaikan, jika terpilih menjadi Bupari dan Wakil Bupati Pelalawan. Intinya, yakinlah paslon nomor urut 1 sudah berpengalaman terkait masalah listrik ini. Ke depan, tarif dasar listrik (TDL) akan kita turunkan dengan berkoordonasi bersama PLN,” tuturnya.

Diungkapkan Nasarudin bahwa, terkait tema tata kelola lingkungan hidup, khususnya perambahan hutan di kawasan TNTN, ini menjadi problem yang luar bisa ketika dirinya menjabat Ketua DPRD Pelalawan. Meski demikian, Nasar-Abu Bakar komit untuk melindungi TNTN. Hanya saja, upaya perlindungan dan penyelamatan masyarakat Pelalawan yang sudah terlanjur hidup dalam kawasan TNTN ini, menjadi prioritas mereka.

“Untuk itu, kami berjanji akan mencarikan solusi dengan menemui Pemerintah Pusat untuk mengampuni masyarakat ini melalui UU CK. Karena banyak masyarakat Pelalawan yang menggantungkan hidup di sana. Tapi, kami juga imbau agar jangan ada lagi penebangan dan pembalakan liar di TNTN tersebut,” ujarnya.

Di sesi closing, Nasar menambahkan bahwa, dirinya saat ini menjabat Ketua Jaringan Nasional (Jarnas) Pemenangan Probowo-Gibran.

“In sya Allah, kita punya jaringan akses langsung ke Pusat. Sehingga kita optimis kemajuan pembangunan Pelalawan yang lebih baik dan masyarakat yang sejahtera, akan terwujudkan jika saya dan Abu Bakar terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan. Kita akan turunkan seluruh menteri di Jakarta ke Pelalawan untuk membangun Negeri Seiya Sekata ini. Jadi, izinkan kami mengabdi untuk Pelalawan,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Pelalawan nomor urut 1, Abu Bakar Fiesda Elly menambahkan bahwa, tentu semuanya dilakukan dengan perencanaan yang matang.

“Tidak semena-mena untuk kita lakukan sesuatu pekerjaan tapi kegiatan pembanguan kita utamakan sesuai dengan kebutuhan setempat,” tururnya.

Di tempat yang sama, pasangan Nomor urut 2 yang tampil lugas sepanjang debat membacakan visi misinya dengan tegas untuk menjadikan Pelalawan ini menjadi lebih Menawan 2029.

“Dapat kami sampaikan visi Zukri-Tamrin, maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan adalah terwujudnya Pelalawan yang maju, ekonomi mandiri nyaman dan aman, bermarwah dan berkelanjutan 2029. Sedangkan misi kami, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang maju dan unggul, membangun ekonomi kemandirian ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal, mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang aman dan nyaman bagi suluruh suku dan agama. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bermarwah, serta mewujudkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” sebutnya.

Dalam tema infrastruktur, Zukri menyampaikan bahwa, pihaknya akan melanjutkan pembangunan jalan koridor RAPP di Kota Pangkalan Kerinci, Ukui Kerumutan, Teluk Meranti, Pangkalan Kuras, Langgam akan dibeton. Jalan-jalan Desa di sepanjang Sungai Kampar, Jalan Lingkar Pulau Mendul, Pulau Muda, akan dibangun baim aspal maupun semenisasi.

“Kita akan menangani banjir di Kota Pangkalan Kerinci, bangun stadion, bangun miniatur Ka’bah sebagai wisata manasik haji di Provinsi Riau. Menyiapkan mesin pencacah plastik dan karton di setiap RW. Di bidang pendidikan akan melanjutkan program bantuan pendidikan dan baju sekolah gratis untuk anak SD dan SMP. Membangun ponpes gratis bagi anak yatim dan anak-anak tidak mampu orang tuanya. menyiapkan bus gratis ke wisata istana sayap dan bono untuk anak sekolah,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, pihaknya akan melanjutkan berobat gratis cukup menggunakan KTP, dan KK saja, membangun RSUD di Kuala Kampar dan Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan. Di bidang ekonomi, kita akan melanjutkan santunan untuk anak yatim, lansia, dan anak-anak terlantar. Pihaknya juga akan menciptakan 5 ribu marketing digital conten creator untuk anak muda Kabupaten Pelalawan, menyelesaikan pembangunan pabrik minyak makan merah, dan minyak goreng.

“Dan memberikan bantuan 5 juta ekor bibit ikan-ikan yang akan ditebar di sungai-sungai yang ada di Pelalawan. Pelayanan publik kita akan lanjutkan dan sempurnakan klik pelalawan. Dan gaji honorer dan RT/RW akan kita naikkan,” ujarnya.

Terkait tema pertanian, perkebunan dan sektor primer lainnya, khususnya pertumbuhan penduduk, sambung Zukri, pertumbuhan ekonomi, bahwa industri sesuatu yang tidak bisa dipungkiri. Semakin banyak industri, maka ekonomi akan semakin tumbuh yang tentunya kebutuhan tenaga kerja akan semakin meningkat. Sehingga akan terjadi tenaga kerja dari luar akan datang ke Pelalawan.

Pemerintah harus bisa memproteksi agar bagaimana Pemerintah sebelum memberikan izin harus bisa memastikan kewajiban perusahaan untuk menyerap tenaga kerja lokal. Dan ini terbukti angka pengangguran di Pelalawan nomor 2 terkecil atau terendah di Riau setelah Inhil. Dengan angka 1,2 persen ini menunjukkan Pelalawan dengan investasi tertinggi di Riau hingga saat ini, mampu mengurangi dan mengatasi angka pengangguran di Pelalawan.

“Jadi, Pemerintah akan terus mendorong industri dapat terus tumbuh. Karena ekonomi akan tumbuh dan daya beli masyarakat akan meningkat dan peluang lapangan pekerjaan akan terus terbuka. Kami sudah membuat program anak-anak muda dilatih security gratis dan dipekerjakan di perusahaan. Ini akan kita lanjutkan,” sebutnya.

Kemudian tema masalah sektor pertanian, perkebunan dan sektor primer lainnya, kata Zukri, basis ekonomi idustri perkebunan kelapa sawit 550 ribu hektare. Di mana berada di APL 300 ribu hektare, dan ini potensi yang luar biasa. Serta potensi industri pabrik pulp and paper. Tapi sektor industri pertanian yang sangat perlu dikelola ke depan, seperti padi. Karena pangan menjadi sesuatu yang vital.(amn/ilo/muh)

Dalam penyampaiannya, Ketua KPU Pelalawan, Bapri Naldi SSos mengatakan bahwa, debat ini sesuai regulasi PKPU nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye dalam Debat Publik.

“Jadi, debat ini sesuai ama­nah undang-undang yang harus dijalankan untuk memberikan kesempatan kepada menyampaikan visi dan misi,” terangnya.

Sedangkan tema dalam debat publik ini, sambung Bapri Naldi yakni “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Optimalisasi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Lingkungan Hidup.

“Untuk itu, mari bersama sukseskan pilkada Pelalawan ini dengan santun dan damai demi Pelalawan yang gemilang dan terbilang,” bebernya.

Sementara itu, Calon Bupati Pelalawan nomor urut 1 Nasarudin-Abu Bakar Fiesda Elly, tampil tenang. Dengan dukungan penuh tim yang hadir di lokasi, Nasarudin-Abu Bakar Fiesda Elly, tampak tenang menjawab semua pertanyaan yang disampaikan.

Khususnya dalam penyampaian visinya untuk menjadikan Pelalawan ini menjadi lebih baik dan sejahtera 2029. Sedangkan misinya yakni mewujudkan program pendidikan gratis dari SD dan SMP. Kemudian bantuan anak yatim, lansia, orang kurang mampu se-Kabupaten Pelalawan melalui BLT.

Selanjutnya membangun fasilitas kesehatan dan pelayanan kesehatan gratis, seperti membangun rumah sakit umum Pelalawan selatan, dan membangun puskesmas rawat ini se-Pelalawan. Dia juga berencana memberikan instentif Rp100 ribu per hari bagi warga kurang mampu yang sakit jika warga menginap di RS.

“In sya Allah ini akan kita maksimalkan pembangunan di Pelalawan. Terutama Pangkalankerinci bebas dari banjir dan sampah,” paparnya.

Ditegaskan Wakil Bupati Petahana ini bahwa, terkait tema infrastrukrur kelistrikan, dirinya pada masa menjadi Ketua DPRD bersama Bupati Pelalawan dua periode yakni HM Harris, telah menjalankan sejumlah program. Salah satunya program percepatan pembangunan infrastruktur desa/kelurahan (PPIDK). Di mana dalam program ini, setiap desa dan kelurahan diberikan bantuan anggaran sebesar Rp400 hingga Rp500 juta untuk membangun jaringan listrik dengan mendirikan tiang-tiang listrik.

“Dan alhamdulillah, melalui program PPIDK ini, setidaknya saat ini hampir 95 persen masyarakat Pelalawan sudah menikmati aliran listrik. Dan ini buktinya nyata atau rill kontribusi Nasarudin terhadap perkembangan listrik di Pelalawan.

“Sedangkan saat ini, hanya tinggal Kecamatan Kuala Kampar yang masih belum mendapatkan penerangan listrik 24 jam. Dan ini akan menjadi target saya bersama Abu Bakar untuk diselesaikan, jika terpilih menjadi Bupari dan Wakil Bupati Pelalawan. Intinya, yakinlah paslon nomor urut 1 sudah berpengalaman terkait masalah listrik ini. Ke depan, tarif dasar listrik (TDL) akan kita turunkan dengan berkoordonasi bersama PLN,” tuturnya.

Diungkapkan Nasarudin bahwa, terkait tema tata kelola lingkungan hidup, khususnya perambahan hutan di kawasan TNTN, ini menjadi problem yang luar bisa ketika dirinya menjabat Ketua DPRD Pelalawan. Meski demikian, Nasar-Abu Bakar komit untuk melindungi TNTN. Hanya saja, upaya perlindungan dan penyelamatan masyarakat Pelalawan yang sudah terlanjur hidup dalam kawasan TNTN ini, menjadi prioritas mereka.

“Untuk itu, kami berjanji akan mencarikan solusi dengan menemui Pemerintah Pusat untuk mengampuni masyarakat ini melalui UU CK. Karena banyak masyarakat Pelalawan yang menggantungkan hidup di sana. Tapi, kami juga imbau agar jangan ada lagi penebangan dan pembalakan liar di TNTN tersebut,” ujarnya.

Di sesi closing, Nasar menambahkan bahwa, dirinya saat ini menjabat Ketua Jaringan Nasional (Jarnas) Pemenangan Probowo-Gibran.

“In sya Allah, kita punya jaringan akses langsung ke Pusat. Sehingga kita optimis kemajuan pembangunan Pelalawan yang lebih baik dan masyarakat yang sejahtera, akan terwujudkan jika saya dan Abu Bakar terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan. Kita akan turunkan seluruh menteri di Jakarta ke Pelalawan untuk membangun Negeri Seiya Sekata ini. Jadi, izinkan kami mengabdi untuk Pelalawan,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Pelalawan nomor urut 1, Abu Bakar Fiesda Elly menambahkan bahwa, tentu semuanya dilakukan dengan perencanaan yang matang.

“Tidak semena-mena untuk kita lakukan sesuatu pekerjaan tapi kegiatan pembanguan kita utamakan sesuai dengan kebutuhan setempat,” tururnya.

Di tempat yang sama, pasangan Nomor urut 2 yang tampil lugas sepanjang debat membacakan visi misinya dengan tegas untuk menjadikan Pelalawan ini menjadi lebih Menawan 2029.

“Dapat kami sampaikan visi Zukri-Tamrin, maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan adalah terwujudnya Pelalawan yang maju, ekonomi mandiri nyaman dan aman, bermarwah dan berkelanjutan 2029. Sedangkan misi kami, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang maju dan unggul, membangun ekonomi kemandirian ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal, mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang aman dan nyaman bagi suluruh suku dan agama. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bermarwah, serta mewujudkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” sebutnya.

Dalam tema infrastruktur, Zukri menyampaikan bahwa, pihaknya akan melanjutkan pembangunan jalan koridor RAPP di Kota Pangkalan Kerinci, Ukui Kerumutan, Teluk Meranti, Pangkalan Kuras, Langgam akan dibeton. Jalan-jalan Desa di sepanjang Sungai Kampar, Jalan Lingkar Pulau Mendul, Pulau Muda, akan dibangun baim aspal maupun semenisasi.

“Kita akan menangani banjir di Kota Pangkalan Kerinci, bangun stadion, bangun miniatur Ka’bah sebagai wisata manasik haji di Provinsi Riau. Menyiapkan mesin pencacah plastik dan karton di setiap RW. Di bidang pendidikan akan melanjutkan program bantuan pendidikan dan baju sekolah gratis untuk anak SD dan SMP. Membangun ponpes gratis bagi anak yatim dan anak-anak tidak mampu orang tuanya. menyiapkan bus gratis ke wisata istana sayap dan bono untuk anak sekolah,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, pihaknya akan melanjutkan berobat gratis cukup menggunakan KTP, dan KK saja, membangun RSUD di Kuala Kampar dan Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan. Di bidang ekonomi, kita akan melanjutkan santunan untuk anak yatim, lansia, dan anak-anak terlantar. Pihaknya juga akan menciptakan 5 ribu marketing digital conten creator untuk anak muda Kabupaten Pelalawan, menyelesaikan pembangunan pabrik minyak makan merah, dan minyak goreng.

“Dan memberikan bantuan 5 juta ekor bibit ikan-ikan yang akan ditebar di sungai-sungai yang ada di Pelalawan. Pelayanan publik kita akan lanjutkan dan sempurnakan klik pelalawan. Dan gaji honorer dan RT/RW akan kita naikkan,” ujarnya.

Terkait tema pertanian, perkebunan dan sektor primer lainnya, khususnya pertumbuhan penduduk, sambung Zukri, pertumbuhan ekonomi, bahwa industri sesuatu yang tidak bisa dipungkiri. Semakin banyak industri, maka ekonomi akan semakin tumbuh yang tentunya kebutuhan tenaga kerja akan semakin meningkat. Sehingga akan terjadi tenaga kerja dari luar akan datang ke Pelalawan.

Pemerintah harus bisa memproteksi agar bagaimana Pemerintah sebelum memberikan izin harus bisa memastikan kewajiban perusahaan untuk menyerap tenaga kerja lokal. Dan ini terbukti angka pengangguran di Pelalawan nomor 2 terkecil atau terendah di Riau setelah Inhil. Dengan angka 1,2 persen ini menunjukkan Pelalawan dengan investasi tertinggi di Riau hingga saat ini, mampu mengurangi dan mengatasi angka pengangguran di Pelalawan.

“Jadi, Pemerintah akan terus mendorong industri dapat terus tumbuh. Karena ekonomi akan tumbuh dan daya beli masyarakat akan meningkat dan peluang lapangan pekerjaan akan terus terbuka. Kami sudah membuat program anak-anak muda dilatih security gratis dan dipekerjakan di perusahaan. Ini akan kita lanjutkan,” sebutnya.

Kemudian tema masalah sektor pertanian, perkebunan dan sektor primer lainnya, kata Zukri, basis ekonomi idustri perkebunan kelapa sawit 550 ribu hektare. Di mana berada di APL 300 ribu hektare, dan ini potensi yang luar biasa. Serta potensi industri pabrik pulp and paper. Tapi sektor industri pertanian yang sangat perlu dikelola ke depan, seperti padi. Karena pangan menjadi sesuatu yang vital.(amn/ilo/muh)

Editor : RP Bayu Saputra
#kpu #pilkada pelalawan #debat publik bupati pelalawan