Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalur Riau-Sumbar hanya Bisa Dilewati Roda Dua, Roda 4 ke Atas Dilarang dan Diarahkan ke Kiliran Jao

Soleh Saputra • Senin, 2 Desember 2024 | 09:42 WIB
Personsel Polres Kampar memasang beton pembatas di jalan lintas Riau-Sumbar Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar
Personsel Polres Kampar memasang beton pembatas di jalan lintas Riau-Sumbar Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar

XIII KOTO KAMPAR DAN PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jalan lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar ditutup untuk kendaraan roda empat ke atas, Ahad (1/12). Hanya kendaraan roda dua yang diizinkan melewati jembatan bailey.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Riau Yohanes Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 Afdirman Jufri mengatakan, saat dilakukan sistem jam operasional beberapa hari lalu, perbaikan jalan tidak dapat dilakukan secara maksimal. “Jalan lintas Riau-Sumbar di Tanjung Alai kembali ditutup total,” katanya, Ahad (1/12).

Dijelaskannya, saat dilakukan sistem jam operasional, pihaknya bersama aparat kepolisian kesulitan untuk mengatur arus lalu lintas karena banyak pengendara yang tidak patuh pada pemberlakuan jam operasional.

Akibatnya, kendaraan pengangkut material kesulitan untuk menjangkau lokasi. “Kami sempat kewalahan mengurai kemacetan. Akibatnya kendaraan pengangkut material juga terhambat,” ujarnya.

Saat ini, BPJB masih fokus melakukan pembuatan trase baru. Pekerjaan dilakukan dengan cara menimbun dan memadatkan trase jalan tersebut.  “Sebelumnya trase baru ini sempat dilalui, tapi karena belum padat jadi rusak kembali,” sebutnya.

Karena itu, masyarakat yang akan bepergian ke Sumbar maupun sebaliknya diimbau menggunakan jalur alternatif yang sudah ditunjuk. Sementara untuk sepeda motor masih bisa melintas menggunakan jembatan bailey. “Kami imbau menggunakan jalur alternatif seperti melalui Lipat Kain, Kuansing, dan juga Kiliran Jao. Kalau untuk sepeda motor masih bisa melintas,” katanya.

Sampai kapan jalan lintas tersebut ditutup? “Sampai kapan jalan ditutup belum tahu. Namun yang pasti hingga pembuatan trase baru selesai. Untuk pembuatan trase baru ini kami targetkan bisa selesai sebelum Natal dan Tahun Baru,” sebutnya.

Penutupan untuk kendaraam roda empat ke atas juga dibenarkan Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari.

’’Kita akan tutup total. Namun, kendaraan-kendaraan saat ini berada dalam jalan lintas Km 106-107 ini kita habiskan (diizinkan lewat, red),’’ tegas Vino Lestari.

Vino mengimbau pengendara dari arah Pekanbaru untuk menggunakan jalan alternatif Lipatkain-Telukkuantan-Kilirin Jao ke Sumbar. Dari arah Sumbar melewati Kilirin Jao-Telukkuantan-Lipatkain ke Pekanbaru.

 

’’Para pekerja menggesa pengerjaan  jalan fungsional dan jembatan bailey supaya bisa dipakai maksimal. Sementara ini, hanya bisa dilewati pengendara roda dua. Untuk pengendara roda empat dialihkan ke jalan alternatif. Kalau dari arah Pekanbaru lewat Lipatkain-Telukkuantan-Kiliran Jao. Dari arah Sumbar melalui Kiliran Jao-Telukkuantan-Lipatkain,’’ jelasnya.

Di lokasi, personel Satlantas Polres Kampar sudah memasang penyekat sekitar 50 meter dari Rumah Makan Kelok Indah dengan waterbarel beton. Arus lalu lintas dari arah Sumbar menuju Pekanbaru didominasi kendaraan roda enam, roda sepuluh, dan lainnya.

Pengendara Pilih Putar Arah Balik

Pengendara yang terjebak macet di jalan lintas Riau-Sumbar ini pun memilih putar balik. Seorang pengendara dari Pekanbaru Aldi mengaku terjebak macet sejak pagi. Dirinya pun memutuskan putar balik arah ke Pekanbaru.

‘’Walaupun lumayan jauh menempuh perjalanannya ke Sumbar, sekarang lebih baik dari Lipatkain-Telukkuantan-Kiliran Jao. Daripada macet dan jalannya ditutup total,” jelas Aldi.

Aldi menyampaikan, informasi di lapangan macetnya dari arah Pekanbaru sampai ke SPBU Simpang Candi Muara Takus. Daripada waktu habis macet dan belum tentu bisa lewat lebih baik putar balik dan lewat jalan lintas Lipatkain-Telukkuantan-Kilirinjao.

Sebelumnya, Jumat (29/11) lalu, jalan lintas Riau-Sumbar Km 106-107 Desa Tanjung Alai dibuka untuk semua kendaraan, namun diberlakukan jam operasional yakni dibuka mulai pukul 18.00 WIB hingga 07.00 WIB dan ditutup mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.(das)

Editor : Rindra Yasin
#jam operasional lintas sumbar riau #jembatan bailey #perbatasan riau sumbar macet di tanjung alai #kiliran jao #kendaraan roda dua #Jalan Lintas Riau Sumbar Km 106 107 Desa Tanjung Alai XIII Koto Kampar Ditutup #kampar #jalan Sumbar Riau putus #jalan riau sumbar ditutup total #jalan lintas sumbar-riau