PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil menaikkan angka keterpenuhan jumlah personel di atas 50 persen di 9 Polres. Jumlah ini naik signifikan sejak tahun 2022 lalu. Di mana hanya 4 Polres saja yang memiliki jumlah personel di atas 50 persen dari angka ketercukupan.
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, dari tahun 2022 lalu, pihaknya terus berupaya agar angka ketercukupan personel berdasarkan Daftar Susunan Personel (DSP) anggota Polri, dapat dicapai di atas 50 persen. Hal ini diungkapkan Iqbal dalam rilis akhir tahun yang digelar Selasa (31/12/2024).
"Tahun 2022 ketika awal-awal saya memimpin itu ada 8 Polres yang ketercukupan personelnya di bawah 50 persen. Pada tahun 2023, kami berupaya memenuhi itu dan alhamdulillah berkurang menjadi 7 Polres. Tahun ini jauh lebih baik, hanya 3 Polres saja yang di bawah 50 persen," terang Iqbal.
Baca Juga: Polda Riau Selamatkan 71 Korban TPPO sepanjang 2024, 12 di Antaranya Dijual sebagai PSK
Adapun 3 Polres yang masih di bawah 50 persen angka ketercukupan personelnya ialah Polres Inhil dengan jumlah 39 persen, Polres Rohil 49 persen, dan Polres Kuansing 48 persen. Target di tahun 2025, pihaknya akan menggenjot angka ketercukupan tersebut untuk Polres Rohil dan Kuansing.
Diterangkan Iqbal, DSP sendiri disusun berdasarkan pemetaan tugas dan fungsi anggota Polri dalam sebuah satuan kerja. Apalagi, menurut dia, populasi masyarakat yang terus mengalami peningkatan membuat jumlah anggota Polri harus ada peningkatan pula.
"Kami lakukan berbagai upaya agar kepolisian bisa maksimal melayani masyarakat. Saya beri contoh di Meranti itu, nanti akan ada rekrutmen khusus putra daerah Meranti. Jadi, ketika mereka lulus, mereka akan ditugaskan di Meranti. Jadi enggak ada lagi personel yang berjauhan dari keluarganya dan bisa fokus dalam bekerja," pungkasnya.(nda)