PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau mulai membongkar jembatan bailey di Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Sebelumnya, jembatan ini dipasang untuk mengatasi longsor di lokasi jalan lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.
Kepala BPJN Riau Yohanes Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 BPJN Riau Afdirman Jufri mengatakan, awalnya jembatan bailey tersebut dipasang untuk kendaraan ringan seperti sepeda motor melintas. Namun karena dudukannya terus mengalami longsor, jembatan tersebut dibongkar. “Jembatan bailey mulai kami buka, dudukannya sudah tidak aman lagi,” katanya, Rabu (8/1).
Dengan dibongkarnya jembatan bailey tersebut, maka pengendara sepeda motor diarahkan melintasi jalan trase baru. Namun untuk melintasi jalan ini perlu bergantian dan berhati-hati karena saat ini masih ada pekerjaan. “Untuk saat ini sepeda motor bisa menggunakan jalan trase baru seperti kendaraan lainnya,” sebutnya.
Sementara itu, untuk perbaikan jalan, saat ini BPJB masih menggesa pemasangan bronjong di sisi hilir trase baru. Pemasangan bronjong ini dilakukan tepat di atas box culvert untuk mengantisipasi longsor. “Kami masih menggesa pemasangan bronjong di sisi hilir. Untuk lalu lintas di lokasi masih diberlakukan sistem buka tutup,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari menjelaskan, lalu lintas di jalan lintas ini lancar meski masih diberlakukan buka tutup. ”Siang ini (kemarin, red) terpantau lancar. Antrean kendaraan dari arah Sumbar sebanyak empat kendaraan. Sementara dari arah Riau tidak ada antrean,” jelas Vino Lestari, Selasa (6/1).
Vino Lestari juga mengimbau kendaraan roda dua yang kini dialihkan melintas ke jalan trase yang baru untuk mengikuti arahan petugas di lapangan saat buka tutup. ’’Kami mengingatkan kepada pengendara untuk tetap mematuhi aturan buka tutup ini,’’ tegas Vino Lestari.
Sementara itu, seorang warga Pekanbaru Erma Amelia yang melewati jalan ini mengaku lalu linta lancar. Walaupun buka tutup tidak menunggu lama. ’’Saat saya melintas di jalan lintas Tanjung Alai ini, dari arah Pekanbaru menuju Sumbar hanya antre berapa kendaraan saat buka tutup,’’ ungkap Erma Amelia.(sol/kom)
Editor : Rindra Yasin