PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mendorong kabupaten/kota di Riau yang sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk segera menetapkan status siaga. Pasalnya saat ini sudah ada tujuh kabupaten/kota di Riau yang sudah terjadi Karhutla.
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, adapun beberapa daerah yang sudah terjadi karhutla yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir (Inhil), Siak, Pelalawan, serta Kota Pekanbaru dan Dumai.
"Kami sudah mendorong kabupaten/kota yang sudah terjadi Karhutla untuk segera menetapkan status siaga," katanya.
M Edy Afrizal mengatakan, penetapan status siaga karhutla kabupaten/kota juga sebagai acuan provinsi untuk menetapkan status yang sama.
"Minimal satu kabupaten kota saja menetapkan status siaga Karhutla bisa kita provinsi menetapkan status siaga juga," sebutnya.
Edy Afrizal juga menyampaikan, berdasarkan laporan saat ini baru Kota Dumai yang sedang memproses rencana penetapan status siaga karhutla.
"Info yang kami terima Dumai lagi proses penetapan status. Kalau sudah ada daerah menetapkan kita bisa mengusulkan penetapan status ke pimpinan," tuturnya.(sol)
Editor : Edwar Yaman