BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Pelatih Barcelona Hansi Flick melancarkan pembelaan yang berapi-api terhadap wasit di Spanyol pada hari Jumat (21/2/2025). Dia mengkritik bagaimana mereka diperlakukan dan meminta Federasi Sepakbola Kerajaan Spanyol [RFEF] untuk menunjukkan seberapa kuat mereka.
Wasit José Luis Munuera Montero pekan ini mengungkapkan bahwa ia tidak dapat meninggalkan rumahnya setelah menerima ancaman pembunuhan karena mengusir gelandang Real Madrid, Jude Bellingham Sabtu (15/2/2025) lalu.
Hal ini terjadi setelah pemeriksaan selama berminggu-minggu terhadap ofisial pertandingan di negara tersebut sejak Madrid mengajukan pengaduan resmi kepada RFEF dan Kementerian Olahraga Spanyol (CSD) atas standar wasit di LaLiga, dengan klaim bahwa hal itu menodai kompetisi.
"Apa yang dilakukan para wasit saat ini di Spanyol, sungguh luar biasa," kata Flick dalam konferensi pers pada hari Jumat.
"Anda harus memikirkan keluarga mereka. Kita semua membuat kesalahan, termasuk saya. Merupakan tanggung jawab para pemain dan pelatih untuk melindungi mereka. Saya tidak suka [apa yang terjadi],” jelas pelatih asal Jerman itu.
"Kami menggunakan energi kami untuk berdiskusi dengannya. Tidak. Wasit yang membuat keputusannya. Dulu kami tidak punya VAR. Sekarang kami punya VAR. Kita harus percaya pada mereka," ujar hansi Flick.
Sebuah komisi telah dibentuk untuk menjajaki reformasi sistem wasit di LaLiga, yang saat ini diawasi oleh komite teknis wasit Spanyol (CTA), yang merupakan bagian dari RFEF.
Hansi Flick mendesak RFEF untuk melawan ancaman dan kritik dengan tujuan melindungi para wasit.
"[RFEF] harus menunjukkan seberapa kuat mereka," tambahnya.
"Bagi saya, ini sangat penting. Kita harus memperhatikan hal itu. Kita harus mengubah hal-hal ini. Mereka manusia. Kita harus menjaga dan melindungi mereka karena kita tidak bisa bermain tanpa wasit," ujarnya lagi.
Ini merupakan bulan yang sulit bagi para wasit di Spanyol. Madrid pertama kali mengeluhkan keputusan wasit di lapangan Alejandro Muñiz Ruiz dan ofisial VAR Javier Iglesias Villanueva yang tidak mengeluarkan bek Espanyol, Carlos Romero karena melakukan pelanggaran terhadap Kylian Mbappé.
Pengusiran Bellingham karena melakukan pelanggaran dan kata-kata kasar akhir pekan lalu terhadap Munuera Montero, yang menyebabkan pemain Inggris itu dijatuhi larangan bermain dua pertandingan, kemudian meningkatkan suasana permusuhan terhadap ofisial yang telah terjadi.
Baca Juga: Pameran Otomotif IIMS 2025: Baru Diperkenalkan, Sea Lion 07 Mendominasi Penjualan Lini BYD
Hanis Flick berbicara menjelang pertandingan hari Sabtu melawan Las Palmas yang berada di posisi ke-17, di mana Barça akan berusaha mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen setelah melampaui Real dan Atlético Madrid pada hari Senin.
Barça tidak memiliki masalah cedera baru menjelang pertandingan, dengan Andreas Christensen kembali berlatih minggu ini. Pemain lain yang absen dalam jangka panjang adalah Marc-André ter Stegen dan Marc Bernal.
Hasil drawaing Babak 16 Besar Liga Champions pada hari Jumat, Barçelona akan berhadapan dengan Benfica di babak 16 besar Liga Champions. Leg kedua akan dimainkan di Stadion Olimpiade Barceklona dan pemenangnya akan bertemu Borussia Dortmund atau Lille di perempatfinal.
"Ini pertandingan yang sulit karena mereka bermain sangat bagus," kata Flick tentang hasil undian Benfica, yang dikalahkan Barça 5-4 saat kedua tim bertemu dalam pertandingan klasik di Lisbon bulan lalu.
"Kita bisa melihatnya dalam pertandingan di Benfica. Hasil drawing yang sangat merugikan kami. Pada tahap ini, tidak ada lawan yang bisa dikatakan mudah. Bagi semua orang sekarang ini adalah pertandingan yang sulit," jelas mantan pelatih Bayern Munich itu.***
Editor : Edwar Yaman