PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) resmi menjalin kemitraan strategis dengan RS Awal Bros Group dan Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa dalam sebuah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Rabu (5/3/2025) di Rektorat Unri. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di berbagai sektor, khususnya kesehatan dan akademik.
Direktur RS Awal Bros Group, dr Widya Putri MARS mengungkapkan bahwa Universitas Riau memiliki potensi SDM yang unggul dan ekosistem akademik yang kuat, menjadikannya mitra strategis yang ideal bagi RS Awal Bros Group.
“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan Universitas Riau dalam membangun kemitraan yang tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi juga mencakup program Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk penelitian dan pengembangan sumber daya manusia. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih inovatif serta berdaya saing,” ujar dr Widya.
dr Widya mengatakan RS Awal Bros Group-Primaya Hospital Group, yang saat ini mengelola 27 rumah sakit di seluruh Indonesia, melihat kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam pengembangan riset, pendidikan, dan pelatihan tenaga medis serta profesional lainnya.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kolaborasi ini membawa dampak positif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di sektor kesehatan. Dengan sinergi antara akademisi dan industri, kita dapat menciptakan inovasi serta solusi berbasis penelitian yang lebih berkualitas,” ujar dr Widya.
Ketua Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa, Ir Arief Iskandar MM, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja sama ini, yang diyakini dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan dan kesehatan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kemitraan strategis ini bukan hanya sekadar kolaborasi formal, tetapi juga langkah nyata dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
“Sebagai yayasan yang memiliki visi kuat dalam pengembangan pendidikan dan kesehatan, kami memandang sinergi ini sebagai peluang besar untuk memperkuat ekosistem sumber daya manusia yang unggul. Terlebih di Provinsi Riau, di mana potensi akademik dan industri kesehatan sangat besar, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi kemajuan bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arief menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kurikulum atau penelitian, tetapi juga pada peningkatan kualitas tenaga medis, akademisi, serta masyarakat luas.
“Kami ingin memastikan bahwa kerja sama ini dapat melahirkan generasi yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era global. Dengan keterlibatan berbagai pihak, kita dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan SDM berkualitas di sektor pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Unri, Prof Dr Sri Indarti SE MSi, menyambut dengan antusias kerja sama strategis antara Universitas Riau, RS Awal Bros Group, dan Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa. Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar bentuk kemitraan, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri.
“Kerja sama ini lebih dari sekadar berbagi sumber daya, tetapi juga saling memperkuat. Ini adalah langkah nyata dalam membangun konektivitas yang lebih erat antara institusi pendidikan dan sektor industri, terutama dalam bidang kesehatan. Dengan pendekatan kolaboratif, kita dapat mendorong inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Alfedri Berbagi kepada yang Berhak
Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Riau memiliki ekosistem akademik yang kuat, dengan lebih dari 35.000 mahasiswa, 1.300 dosen, dan 126 guru besar. Selain itu, Unri telah mencetak 466 lulusan S3, didukung oleh lebih dari 800 tenaga kependidikan yang siap mengembangkan berbagai program akademik dan penelitian. Dengan 10 fakultas yang mencakup berbagai disiplin ilmu, UNRI memiliki kapasitas besar dalam menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan dalam sektor industri, termasuk kesehatan dan teknologi medis.
Dalam menghadapi tantangan global dan perubahan industri yang cepat, kolaborasi antara institusi pendidikan dan dunia usaha menjadi faktor kunci dalam menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kemitraan ini membuka ruang bagi pengembangan riset bersama, program pelatihan, serta pertukaran ilmu yang dapat meningkatkan daya saing lulusan. Dengan sinergi yang erat, kita dapat menciptakan ekosistem yang adaptif dan siap menghadapi perubahan di masa depan,” tambah Prof Sri Indarti.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dari kolaborasi jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi dunia akademik, industri kesehatan, dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan sinergi antara Universitas Riau, RS Awal Bros Group, dan Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa, masa depan pendidikan dan layanan kesehatan yang berkualitas di Indonesia semakin terbuka lebar.(azr/rls)
Editor : Edwar Yaman