PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Arus balik Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi di penyeberangan Ro-Ro (roll on-roll off) Air Putih Bengkalis padat, Kamis (3/4). Bahkan antrean kendaraan sepeda motor mengular sampai ke SPBU Air Putih di Jalan Panglima Minal, Kecamatan Bengkalis.
Pantauan di lapangan, para pengemudi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat sudah mengantre belasan jam lamanya.
Bahkan, pada H+3 atau Kamis (3/4) para pemudik yang belum mengantongi tiket, terpaksa tidak bisa menyeberang.
Akhirnya mereka harus bermalam di Dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis.
Mereka tidur dengan kondisi seadanya di ruang tunggu maupun di jalur antrean kendaraan sambil membentangkan tikar maupun beralaskan kertas ataupun karton.
Antrean panjang terjadi selain karena ramainya pemudik, sistem satu jalur khusus sepeda motor yang diterapkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis juga jadi pemicu.
“Ya, sejak pukul 09.00 WIB saya antre dari SPBU Air Putih dan baru bisa masuk ke jalur antrean di ruang antre sekitar pukul 13.30 WIB,” ujar pengendara sepeda motor bernama Doni yang mengaku akan balik ke Siak.
Ia mengaku sangat kecewa dengan kondisi antrean yang tidak teratur dengan baik, terutama ada kendaraan lain yang bisa menerobos antrean dengan sesukanya.
Kebijakan (Dishub) Bengkalis yang menerapkan sistem ganjil genap dan kuota juga menjadi sorotan.
Pasalnya, masyarakat yang mau mengikuti aturan tersebut tak dapat tiket, baik membeli secara online maupun offline.
Padahal, antrean di dermaga Ro-Ro Air Putih tak banyak.
Andi, salah seorang warga Bengkalis yang ingin menyeberang menyampaikan kekecewaannya. Pasalnya, saat membeli secara online tidak bisa dan ketika dibeli secara offline juga tidak dilayani.
“Ya, alasan petugas kuota untuk pembelian offline sudah habis. Namun kenyataan di lapangan ada kapal Ro-Ro yang berangkat tidak penuh, karena ada pembeli tiket online yang tidak berangkat,” ucapnya.
Ia menyebutkan, sistem ganjil genap dengan cara membeli tiket secara online tidak bisa.
Saat dibeli secara offline di pelabuhan tidak dilayani petugas dengan alasan kuota sudah penuh. Padahal, antrean tidak banyak.
Seharusnya kata Andi, ada kebijakan dari Dishub dengan memasukan kendaraan dengan nomor plat genap/ganjil yang tidak dapat tiket offline sebagai cadangan.
“Tentu kebijakan yang tidak bijaksana. Persoalan penyeberang Ro-Ro di Bengkalis setiap tahunya bukan semakin baik, tapi semakin menyengsarakan penumpang,’’ ujarnya.
‘’Malam ini (kemarin, red) puluhan kendaraan menginap di pelabuhan Ro-Ro Air Putih dan ratusan penumpang terpaksa tidur di musala dan dalan mobil,” tambahnya.
Kapolsek Bengkalis AKP Faisal yang dikonfirmasi terkait arus balik di Dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis mengatakan, saat ini sudah terjadi lonjakan.
Meski belum terjadi puncak arus balik, namun karena ini masih suasana Idulfitri maka jumlah kendaraan cukup padat.
“Kami berharap para pemudik tetap tertib dan selalu sabar saat mengantre kendaraan mereka. Juga harus dimaklumi karena kondisi ramai, tentu banyak tekanan dan emosi yang tak stabil. Makanya kami mengajarkan para pemudik tetap sabar dan selalu menjaga kesehatan,” harapnya.
Sedangkan Kepala UPT Penyeberangan Dishub Bengkalis Rasmiati juga mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengaturan arus lalu lintas di Dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis.
“Harus tetap bersabar dalam mengikuti antrean. Semuanya ingin cepat menyeberang, namun keselamatan dan nyawa lebih penting dari pada harus antrean dengan berdesakan,” ujarnya.
Terapkan MR di Gerbang Tol XIII Koto Panjang
Arus lalu lintas Riau-Sumbar via Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar masih dalam keadaan normal, Kamis (3/4).
Namun, Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasatlantas Polres AKP Vino Lestari menjelaskan, peningkatan arus lalu lintas tetap ada.
”Terjadi peningkatan arus lalu lintas menuju Sumbar yang terpantau di gerbang exit tol XIII Koto Kampar,” jelasnya.
Vino Lestari menambahkan, untuk memaksimalkan pelayanan di gerbang tol XIII Koto Kampar, pengelola tol memaksimalkan pembayaran melakukan mobil rider (MR) jemput bola atau jemput pengguna tol sehingga tidak terjadi antrean yang cukup panjang di gerbang tol.
“Kami mengimbau kepada warga untuk mamastikan saldo e-tol cukup. Kalau lelah atau mengantuk untuk beristirahat di rest area,” tegas Vino Lestari.
Vino Lestari menambahkan, anggota Satlantas Polres Kampar mengadakan patroli di sepanjang jalan alteri untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas atau kemacetan.
Puncak Arus Balik Diprediksi Sabtu
Suasana Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terpantau ramai pada Kamis (3/4). Di depan pintu keberangkatan tampak banyak masyarakat yang mengantar sanak saudara kembali ke kampung halaman.
Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Radityo Ari Purwoko, mengatakan arus balik sudah terjadi.
Namun, Radityo Ari Purwoko menjelaskan, puncak arus balik diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Puncak arus balik terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, diprediski mencapai 13.400 pax,” ungkapnya kepada Riau Pos, Kamis (3/4).
Bandara SSK II juga siap menghadapi puncak arus balik tersebut, baik dari personel, fasilitas hingga layanan.
“Kami selalu siap untuk menyambut para pengguna jasa bandara, baik dari sisi kesiapan personel, fasilitas, maupun proses yg harus memenuhi standar minimal,” paparnya.
Menurutnya tujuan keberangkatan terbanyak masih dipimpin Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta (CGK). Disusul kemudian Bandar Udara Hang Nadim Batam (BTH).
Ia juga menjelaskan tahun ini kepadatan pemudik meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun 2024 ada 230.595 pax dan tahun 2025 estimasi ada 250.300 pax,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Oki ini berpesan kepada pemudik untuk tetap berhati-hati sebelum maupun saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.
Ia mengimbau agar pemudik memastikan sudah membeli tiket jauh hari dan membeli di aplikasi atau platform terpercaya agar terhindar dari penipuan.
Kemudian, agar tidak ketinggalan pesawat, pemudik sangat disarankan untuk berangkat lebih awal ke bandara mengingat saat liburan jalanan ramai dan juga cuaca yang bisa menyebabkan akses ke bandara terdapat gangguan.
“Lebih baik menunggu di bandara dari pada terlambat,” lanjutnya.
Lalu, siapkan mental untuk sabar apabila terjadi gangguan seperti delay.
Misal ada masalah teknis dengan pesawat atau cuaca ekstrem yang akhirnya penerbangan terpaksa di-delay bahkan di-cancel, hal ini demi keselamatan penerbangan dan juga penumpang.
Sementara itu, Pihak Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 5-6 April 2025.
Hal itu diungkapkan Pengawas Satuan Layanan Terminal AKAP Payung Sekaki BPTD Kelas II Riau Bambang Armanto kepada Riau Pos, Kamis (3/4).
“Memang dua hari terakhir sudah ada peningkatan arus balik, tetapi belum signifikan. Kita prediksi 5-6 April, mungkin sampai 7 April masih terjadi arus balik. Itu untuk arus balik penumpang dari Sumatera, tetapi hampir samalah dengan arus balik penumpang yang dari Pulau Jawa,” ujarnya.
Pihaknya terus memantau terjadinya arus balik karena untuk posko Idulfitri di Terminal BRPS Pekanbaru sampai dengan 11 April. Untuk petugas di posko tetap stand by, baik itu dari personel TNI/Polri.
Karena itu sesuai dengan arahan pimpinan masing-masing dalam memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat. Baik itu arus balik maupun arus mudik.
“Kami terus mengimbau kepada penumpang agar bisa menjaga barang bawaannya. Tetap waspada terhadap barang bawaan berharga jangan sampai ketinggalan. Seperti kejadian ada barang bawaan yang hilang, ternyata setelah dicari terjatuh dalam bus. Sekali lagi kami menghimbau tetap waspada terhadap barang bawaan,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data Rabu (2/4), bus yang datang, khususnya AKAP sebanyak 72 bus. Sementara penumpang sebanyak 925 orang.
Kemudian, untuk bus AKDP ada sebanyak 33 unit yang datang dengan jumlah penumpang sebanyak 848 orang.
Sementara, di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru terpantau lebih lancar dan tertib. Meskipun terjadi penyesuaian jumlah penumpang hingga turun 50 persen dibanding tahun lalu, pihak pelabuhan memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan bagi masyarakat.
Kasie Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan Kantor KSOP Kelas II Pekanbaru Boy Yusri yang juga Ketua Posko Angkutan Idulfitri Pelabuhan Sungai Duku mengungkapkan, saat ini hanya satu kapal yang beroperasi di Pelabuhan Sungai Duku yakni hanya KM Jelatik.
Jadwal keberangkatan KM Jelatik setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 16.00 WIB, dengan kapasitas 188 penumpang.
“Untuk penumpang tahun ini memang mengalami penurunan sekitar 50 persen karena kapal yang beroperasi hanya satu dengan kapasitas penumpang cuma 188 penumpang,” ujar Boy Yusri.
Di Meranti Terus Meningkat
Pergerakan arus balik di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kepulauan Meranti juga mulai menunjukan peningkatakan penumpang.
Tercatat hingga pada 2 April 2025 penumpang turun maupun naik berjumlah 55.864 orang.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan pada tahun 2024 lalu dengan kalkulasi H +2 berjumlah 52.938 penumpang.
Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo mengatakan peningkatan arus balik terlihat hingga H+3.
“Dari H+1 hingga H+2 penumpang keluar dari Selatpanjang menjacapi 3.500 penumpang. Prediksi kami hari ini (kemarin, red) lebih meningkat lagi,” ungkapnya, Kamis (3/4). “Arus balik dari Pelabuhan Selatpanjang ini puncaknya diprediksi pada Sabtu (5/4) dan Ahad (6/4),” tambahnya.
Dengan kondisi ini, armada angkutan laut juga mengalami penambahan untuk mengangkut penumpang.
“Untuk Batam Jet ada penambahan 1 armada, kemudian Dumai Ekspres ada 1 kapal baru. Alhamdulilah sejauh ini untuk penumpang yang arus mudik dan arus balik dapat ter-cover semua,” bebernya.
Jalintim Meningkat
Baca Juga: Harga Diprediksi Melonjak Dua Kali Lipat, Robert Kiyosaki Ajak Masyarakat Simpan Perak
Arus balik di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pelalawan mulai dipadati kendaraan angkutan umum seperti bus serta mobil pribadi dan kendaraan roda dua.
Meski volume kendaraan yang melintas terjadi peningkatan dari hari-hari sebelumnya, namun kondisi arus lalu lintas di jalan lintas Provinsi tersebut masih tetap berjalan lancar tanpa adanya kemacetan.
Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK melalui Kapolsek Ukui, AKP Rudi Hardiyono SH mengatakan, berdasarkan pantuan pos pengamanan (pospam) Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 di Kecamatan Ukui, ada peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di sepanjang jalur Lintas Timur Pelalawan, khususnya sejak Rabu, (2/4) hingga Kamis (3/4).
Namun demikian, peningkatannya tidak terlalu signifikan atau masih dalam kategori normal.
“Ya, kalau diprediksi paling sekitar 10-15 persen dari hari biasa, kendaraan yang melintasi Jalintim, khususnya di wilayah Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan,” terangnya.
Diungkapkan Rudi bahwa, peningkatan kendaraan yang terjadi dari arah Inhu menuju Pekanbaru, mengalami peningkatan sebesar 15 persen.
Sedangkan kendaraan dari arah Pekanbaru menuju Wilayah Inhu, mangalami peningkatan sebesar 5 hingga 10 persen dari hari biasa.
“Jadi, untuk puncak arus balik, di prediksi akan terjadi mulai hari Sabtu (5/4) hingga Senin (7/4) mendatang,” paparnya.
Dijelaskan Rudi, pihaknya bersama Satlantas Polres Pelalawan telah mengerahkan personel di titik yang masuk daerah rawan macet, rawan langgar, dan rawan kecelakaan (laka).
“Selain itu, ratusan personil gabungan juga masih tetap siaga berjaga di empat pospam dan satu posyan untuk memberikan pengamanan dan pelayanan bagi pengguna jalan raya,” ujarnya.
Baca Juga: Presiden AS Naikkan Tarif Impor, Benarkah Presiden Prabowo Sudah Antisipasi dengan Tiga Kebijakan?
Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik tetap menjaga keselamatan berkendara dengan tetap fokus dalam mengemudi dan mengurangi barang bawaan agar tidak berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Apabila merasa lelah berkendara atau membutuhkan informasi jalur mudik, maka kita persilakan untuk beristirahat di pos–pos pengamanan dan pelayanan. Pos-pos ini akan tetap terus dibuka hingga 8 April mendatang,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Kasatlantas Polres Pelalawan, AKP Enggarani Laufria SIK.
“Peningkatan kendaraan belum terlihat signifikan atau masih normal. Ya, paling terjadi peningkatan sekitar 10 persen saja,” jelas Kasatlantas.
Ditambahkan Enggarani, arus balik diperkirakan mulai terlihat pada Jumat (4/4).
“Sebanyak 238 personel akan melakukan tugas pengamanan di sepanjang Jalan Lintas Timur Pelalawan yang tersebar di 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan,’’ ujarnya.
Pospam terletak di Bandar Sungai Kijang, Kilometer 55 Pangkalankerinci, Pangkalan Kuras, dan Ukui. Sedangkan Posyan didirikan di pusat perbelanjaan Ramayana Kota Pangkalankerinci.(ksm/azr/wir/dof/amn)
Editor : Rindra Yasin