Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pastikan Arus Balik Lancar di Exit Tol XIII Koto Kampar, Terapkan One Way di Jalur Padang-Bukittinggi

Komarudin • Sabtu, 5 April 2025 | 10:41 WIB
Kendaraan dari arah lintas barat melakukan tapping di pintu keluar Tol Sungai Pinang, Kampar, Jumat (4/4/2025).
Kendaraan dari arah lintas barat melakukan tapping di pintu keluar Tol Sungai Pinang, Kampar, Jumat (4/4/2025).

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengecek langsung exit Tol XIII Koto Kampar dan Pos Pelayanan XIII Koto Kampar, Jumat (4/4). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat yang melakukan perjalanan balik setelah merayakan Idulfitri 1446 H.

Dirlantas Polda Riau didampingi Kasubdit Gakkum AKBP La Gomo AMd, Kasat PJR Kompol Eko Baskara dan Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari melakukan pengecekan di beberapa titik penting di wilayah XIII Koto Kampar.

Pengecekan diawali dengan pemantauan di gerbang Tol XIII Koto Kampar, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan di jalur arteri sampai dengan batas Sumbar. Tim juga melakukan pemantauan arus balik di Pos Pelayanan XIII Koto Kampar dan menyapa pemudik yang beristirahat di Posyan XIII Koto Kampar.

“Kami ingin memastikan bahwa semua jalur mudik dan balik di wilayah Riau berjalan dengan lancar dan aman. Kami juga ingin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik berjalan dengan baik,’’ tegas Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat.

Taufiq Lukman Nurhidayat juga mengingatkan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan balik untuk selalu berhati-hati dan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas dan mengimbau agar masyarakat tidak memarkirkan kendaraannya di bahu jalan tol maupun jalan arteri agar tidak menimbulkan kemacetan. “Semoga perjalanan balik Anda semua berjalan dengan aman dan lancar,” pesan Dirlantas.

Terjebak Macet

Arus lalu lintas Sumbar-Riau mulai terjadi peningkatan dari arah Sumbar menuju Riau. Seorang warga Bangkinang Sudirman mengaku melakukan perjalanan dari arah Padang menuju Bangkinang denhan waktu tempuh hampir sepuluh jam karena terjebak macet.

‘’Tadi pagi (kemarin, red) dari Padang, sekarang sekitar pukul 21.00 WIB baru sampai di Lubuk Bangku, belum sampai Riau. Beberapa kali terjebak macet dari Bukittinggi sampai ke Lubuk Bangku ini,’’ ungkap Sudirman, Jumat (4/4) malam.

Sudirman mengaku berangkat mudik ke Sumbar Rabu (2/4) lalu. Waktu berangkat hanya macet di Kelok Sembilan dan berangkat dari Bangkinang sampai perbatasan Sumbar lancar saja. ’’Dari  Padang lewat Tol Padang-Sicicin, jadi lancar tak ada kemacetan. Macetnya pas sudah keluar tol. Dari Bukittinggi sudah mulai macetnya karena banyak kendaraan dari arah Sumbar menuju Riau,’’ jelas Sudirman.

Sudirman menambahkan, belum tahu dari perbatasan Riau-Sumbar apakah terjadi kemacetan atau tidak karena baru sampai di Lubukbangku. ’’Mudah-mudahan tidak macet karena jalan sudah bagus ditambah ada jalan Tol XIII Koto Kampar-Pekanbaru. Jadi pengendara sudah bisa memilih jalan yang bebas hambatan ini,’’ ungkap Sudirman.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari mengatakan untuk mengantisipasi kemacetan arus balik untuk di jalur XIII Koto Kampar-Pekanbaru pihak pengelola tol melakukan mobile rider atau jemput bola kepada pengendara yang melalukan pembayaran. ’’Ini untuk mengurai kemacetan di pintu keluar. Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,’’ tegasnya.

 

One Way Jalur Padang-Bukittinggi

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali memberlakukan sistem satu arah (one way) di jalur Padang–Bukittinggi dan sebaliknya mulai Jumat (4/4) hingga Ahad (6/4) besok. Kebijakan ini berlaku setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurai kemacetan selama libur panjang Idulfitri. Kepala Dishub Padangpanjang, Arkes Refagus, dalam keterangannya Jumat (4/4), mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan tersebut.

Menurutnya, sistem one way merupakan bagian dari instruksi Gubernur Sumbar demi memperlancar arus kendaraan selama masa mudik. “Kami harap seluruh pengguna jalan dapat bekerja sama dengan tertib mengikuti petunjuk petugas dari Dishub, Polres Padangpanjang, dan Satpol PP. Ini demi kelancaran dan keamanan kita bersama,” ujar Arkes.

Dishub bersama aparat kepolisian dan Satpol PP dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Mereka disiagakan di sejumlah titik strategis, terutama di simpang-simpang dalam kota yang rawan padat kendaraan.

Arus kendaraan dari Padang menuju Bukittinggi diarahkan melalui rute Sicincin-Kayu Tanam-Padang Panjang-Koto Baru-Bukittinggi (Padang Luar). Sementara untuk arah sebaliknya dari Bukittinggi ke Padang, pengendara wajib menempuh jalur Padang Luar-Malalak-Sicincin.

Untuk mendukung kelancaran, Dishub juga telah memasang Rambu Pendukung Penunjuk Jalan (RPPJ) di berbagai simpang dalam kota. Tujuannya, agar masyarakat mudah menemukan jalur alternatif dan tidak terjebak kemacetan.

Arkes menyarankan masyarakat yang hendak berangkat dari Bukittinggi ke Padang untuk memilih jalur Malalak atau berangkat lebih awal, idealnya sebelum pukul 10.30 WIB. Langkah ini penting agar tak terjebak di antrean panjang saat sistem satu arah diberlakukan.

Selain itu, bagi warga yang ingin menuju Padangpanjang dari Bukittinggi, Dishub merekomendasikan rute alternative yakni keluar di Simpang Baru Palano Koto Baru–masuk ke Simpang Koto Tinggi– Padang Siket–Koto Laweh–keluar di Pasar Rabaa–dan masuk kembali melalui Simpang Peninjauan dekat Kantor Camat X Koto.

Pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung kebijakan ini dengan tertib di jalan serta menghormati arahan petugas di lapangan. “Semua ini demi kenyamanan bersama. Mari saling jaga dan saling bantu di masa libur panjang ini,” imbau Arkes.(kom/jpg)

Editor : Rindra Yasin
#tol xiii koto kampar #puncak arus balik 2025 #one way arus balik #jalur Bukittinggi Padang