Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karhutla Fun Run 2025: Kolaborasi Humanis untuk Melindungi Tuah dan Menjaga Marwah Riau

Afiat Ananda • Minggu, 13 April 2025 | 12:07 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Gubernur Riau Abdul Wahid, Danlanud RSN Marsma TNI Feri Yunaldi dan Wako Pekanbaru Agung Nugroho saat mengikuti Karhutla Fun Run di Pekanbaru, Ahad (13/4)
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Gubernur Riau Abdul Wahid, Danlanud RSN Marsma TNI Feri Yunaldi dan Wako Pekanbaru Agung Nugroho saat mengikuti Karhutla Fun Run di Pekanbaru, Ahad (13/4)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam pencegahan dan penanganannya, digelar kegiatan Karhutla Fun Run 2025 secara serentak 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau, Ahad (13/4/2025).

Untuk wilayah Kota Pekanbaru, kegiatan dilaksanakan (start & finis) di Jalan Gajah Mada Pekanbaru. Ribuan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan event ini.

 Baca Juga: Pep Guardiola Puji Kevin De Bruyne saat Man City Menang Telak atas Crystal Palace

Kegiatan ini menggabungkan olahraga, edukasi, dan kampanye lingkungan dalam satu gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, SIK MH M.Hum menyampaikan, kita melakukan upaya pencegahan di awal dan mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai lingkungan sendiri.

Event ini memiliki tagline 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah'. Untuk itu tuah ini harus kita jaga dengan marwah yaitu identitas kita, dan sadar akan menjaga lingkungan," kata Irjen Pol Dr Herry Heryawan.

Dia menjelaskan, acara Karhutla Fun Run 5K ini sudah di hak patenkan dan hanya digelar di Polda dan Pemprov Riau.

"Ini agenda rutin setiap tahunnya dan diikuti 20 ribu peserta. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum bahwa kegiatan ini adalah hak ciptanya Pemprov dan Polda Riau. Dalam waktu dekat kami akan memperoleh sertifikat bahwa agenda Karhutla Fun Run dan Jambore Karhutla adalah produk Provinsi Riau," ungkapnya.

Kapolda Riau berharap, acara ini dapat mengubah stigma negatif baik nasional maupun internasional terkait penanganan karhutla selama ini di Riau.

"Stigma negatif, Riau biasanya kebakaran dan kita akan ubah dan itu membutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder," pungkasnya.

Tujuan utama dari Karhutla Fun Run adalah untuk menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan karhutla, menyampaikan pesan pentingnya menjaga hutan dan lahan sebagai aset berharga daerah, serta memperkuat pendekatan humanis dan edukatif dalam penanganan karhutla di Riau. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun sinergi antara TNI-Polri, pemerintah, Manggala Agni, komunitas, dunia usaha, serta kalangan pelajar dan mahasiswa.

Mengusung filosofi “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, kegiatan ini menekankan pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bentuk menjaga keberkahan alam Riau yang dikenal dengan hutan, gambut, dan keanekaragaman hayatinya (tuah) dan menjaga kehormatan serta identitas masyarakat (marwah). Filosofi ini menjadi pijakan moral bahwa Karhutla bukan hanya ancaman ekologis, tetapi juga kerusakan terhadap marwah dan martabat daerah di mata bangsa dan dunia.

Sebagai bagian dari strategi edukatif, Karhutla Fun Run juga melibatkan pelajar dan generasi muda sebagai agen perubahan. Melalui media kreatif seperti kaos bertema, banner interaktif, booth informasi, dan pembagian leaflet, pesan-pesan lingkungan disampaikan dengan pendekatan yang menarik dan mudah dipahami. Kampanye ini juga diperluas ke ranah digital melalui platform media sosial Polri, untuk menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya kalangan muda.

Lebih dari sekadar acara lari bersama, kegiatan ini bertujuan mendorong budaya early warning dalam mendeteksi dan melaporkan potensi Karhutla sejak dini, serta mengajak masyarakat membentuk komunitas peduli lingkungan di lingkungan masing-masing.

Dalam jangka panjang, diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya sadar dan cinta lingkungan, serta membangun pola pikir bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga alam. Masyarakat Riau diharapkan tidak hanya menjadi objek penanganan Karhutla, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan Provinsi Riau yang bebas karhutla secara berkelanjutan.(nda)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#kolaborasi #kapolda riau #humanis #Karhutla fun run 2025 #fun run