Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pastikan Tepat Sasaran, Mensos Saifullah Yusuf Tinjau Langsung Rumah Calon Peserta Sekolah Rakyat di Rumbai

Soleh Saputra • Selasa, 27 Mei 2025 | 14:53 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Gubernur Riau Abdul Wahid mengunjungi rumah warga  di Jalan Nelayan gang MDA, Rumbai, Kota Pekanbaru, Selasa (27/5/2025).
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Gubernur Riau Abdul Wahid mengunjungi rumah warga di Jalan Nelayan gang MDA, Rumbai, Kota Pekanbaru, Selasa (27/5/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Usai meninjau persiapan Sekolah Rakyat di Pekanbaru. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengunjungi langsung rumah salah satu calon siswa Sekolah Rakyat di Jalan Nelayan, Pekanbaru. Kunjungan ini sekaligus sebagai bentuk pengawasan terhadap proses verifikasi penerima manfaat yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, Selasa (27/5/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan asesmen yang dilakukan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Dinas Sosial benar-benar sesuai kondisi nyata di lapangan.

Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjalankan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 Baca Juga: Tidak Ada Nama Neymar dalam Skuad Timnas Brasil Besutan Carlo Ancelotti, Casemiro dan Dua Pemain Ini Masuk

“Saya ingin memastikan asesmen yang dilakukan benar-benar sesuai kenyataan. Kami ingin penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Provinsi Riau berjalan sesuai harapan Presiden,” kata Saifullah Yusuf.

Lebih lanjut dikatakannya, sekolah ini nantinya akan dikelola dengan pendekatan khusus, mengingat latar belakang siswa yang beragam. Kepala sekolah dan guru dituntut memiliki empati, kesabaran, serta kemampuan memotivasi.

“Kami ingin kepala sekolah yang mumpuni, empatik, dan guru yang telaten. Tata kelola sekolah harus baik dan diawasi oleh masyarakat,” ujarnya.

Saifullah juga menyebutkan, meskipun sekolah ini berasrama, orangtua tetap diberi keleluasaan untuk menjenguk anak mereka kapan saja agar hubungan emosional tetap terjaga.

Alhamdulillah, ini meringankan beban kami. Saya kepala keluarga sekarang karena suami tidak bekerja lagi lantaran sakit. Saya kerja serabutan, kadang bantu di pasar atau nyuci di rumah orang, dan itu habis buat beli beras. Rasanya tak sanggup menyekolahkan sendiri,” tutur Eliswati.

Ia berharap, setelah masuk Sekolah Rakyat, anaknya bisa belajar dengan tekun dan mewujudkan cita-citanya menjadi seorang tentara.

Program Sekolah Rakyat direncanakan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026 dan akan menampung hingga 10 ribu siswa di seluruh Indonesia. Riau menjadi salah satu provinsi percontohan dengan dukungan penyediaan lahan dan fasilitas oleh pemerintah daerah.(sol)

 

Editor : Edwar Yaman
#Mensos Saifullah Yusuf #Gubri abdul wahid #Sekolah Rakyat #Rumah Calon Peserta Sekolah Rakyat