Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dihadiri Gubri, Sannipata Waisak Berlangsung Meriah

Prapti Dwi Lestari • Senin, 2 Juni 2025 | 11:36 WIB

Gubri Abdul Wahid (tengah) beserta istri foto bersama seluruh tokoh organisasi keagamaan Tionghoa di Pekanbaru dan Provinsi Riau saat perayaan Dharmasanti Sannipata Waisak 2569 BE di Hotel Furaya
Gubri Abdul Wahid (tengah) beserta istri foto bersama seluruh tokoh organisasi keagamaan Tionghoa di Pekanbaru dan Provinsi Riau saat perayaan Dharmasanti Sannipata Waisak 2569 BE di Hotel Furaya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekitar 3.000 umat Buddha di Kota Pekanbaru mengikuti Perayaan Dharmasanti atau Sannipata Waisak 2569 BE yang digelar Sabtu (31/5) malam. Acara berlangsung meriah di Ballroom Hotel Furaya Pekanbaru dan turut dihadiri oleh Gubernur Riau Abdul Wahid beserta istri.

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua PSMTI Riau Stephen Sanjaya, Ketua Panitia Waisak Bersama Ket Tjing, serta jajaran Forkopimda Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru.

Dalam perayaan tersebut, umat Buddha mendapatkan pencerahan diri dari YM Bhante Khemacaro Mahatera yang mengajak seluruh umat untuk menjaga kerukunan, kedamaian, serta saling membantu sesama.

Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perayaan Waisak di tahun-tahun mendatang. Ia bahkan menyarankan agar perayaan tahun depan dilaksanakan di kawasan Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, agar suasananya lebih khidmat dan bisa menjadi salah satu penggerak sektor pariwisata di Provinsi Riau.

Sebagai informasi, pada tahun 2019 umat Buddha juga telah menyelenggarakan perayaan Hari Waisak di Candi Muara Takus dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.

Tak hanya itu, Gubernur juga mendukung pengembangan kawasan Kampung Tionghoa di Jalan Karet, Kecamatan Senapelan, sebagai destinasi wisata bersejarah bagi umat Buddha maupun masyarakat umum.

"Jika perlu, Waisak tahun depan dilaksanakan di Candi Muara Takus. Untuk kawasan Pecinan di Jalan Karet, kita akan kembangkan menjadi kawasan wisata Chinatown khas Riau dan Pekanbaru," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Waisak Bersama, Ket Tjing, mengatakan melalui momentum Dharmasanti Waisak, ia mengajak umat Buddha untuk menumbuhkan komitmen bersama dalam menghilangkan sekat-sekat perbedaan dan meneguhkan moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kami bahagia karena perayaan Sannipata Waisak 2569 BE ini berlangsung meriah. Kegiatan ini memang ditujukan untuk mempererat hubungan antarumat Buddha,” ungkapnya. (ayi)

Editor : Rindra Yasin
#psmti riau #Waisak 2.566 BE #Dharmasanti Waisak