PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tiga calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau yakni Syahrial Abdi, Jafrinaldi, dan Yusfa Hendri menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Rabu (18/6). Pengecekan kesehatan meliputi kesehatan jasmani, rohani dan juga Napza (Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif).
Di tengah persaingan yang kian ketat, tiga calon Sekdaprov Riau yang lulus seleksi tetap dingin-dingin saja. Buktinya, ketiganya tetap kompak dan bersahabat. Bahkan, satu di antaranya menyebut antara ‘adek beradek’ atau beradik kakak atau bersaudara.
Hal tersebut dibuktikan pula dengan sarapan bersama yang dilakukan ketiganya di salah satu warung kopi di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru menjelang menjalani cek kesehatan. Kekompakan ini ditegaskan salah seorang calon yang lulus seleksi, yakni Yusfa Hendri.
Asisten I Pemko Batam ini menyebutkan, tak ada yang perlu dikompetisikan apalagi harus bersaing satu sama lain dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) yang tengah dijalani. “Kita tetap kompak adek beradek. Kompak sarapan bareng (bersama, red) sebelum tes kesehatan,” kata Yusfa Hendri kepada Riau Pos, Rabu (18/6).
Berbincang sembari sarapan dan ngopi bersama menjadi pembahasan mereka di kedai kopi. Penuh tawa dan canda pula tentunya, sembari menanti jadwal tes kesehatan yang sudah ditetapkan. “Sejauh ini kami bertiga sudah melalui beberapa tahapan proses seleksi dan hari ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah tuntas,” sambung Yusfa Hendri.
“Jadi, siapapun yang terpilih semoga dapat mendukung visi gubernur mewujudkan Riau maju dan berkelanjutan berlandaskan budaya melayu yang agamis,” tambah pria kelahiran Dumai 55 tahun silam ini.
Sementara itu, Direktur RSJ Tampan dr Prima Wulandari mengatakan, hasil tes kesehatan ini akan diserahkan kepada Tim Panitia Seleksi (Pansel) paling lambat, Kamis (19/6) hari ini. “Untuk hasil tes paling lambat besok (hari ini, red) sudah bisa kita serahkan ke panitia seleksi,” ujarnya, Rabu (18/6).
Prima Wulandari menjelaskan, sebelum melakukan pengecekan kesehatan, pihaknya telah melakukan persiapan seperti peralatan dan juga para dokter yang akan bertugas. “Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan prosedur pengecekan yang ada di Rumah Sakit Jiwa Tampan. Mulai dari tenaga dokter, psikologi serta tenaga labornya,” kata dr Prima.
Calon Sekdaprov Riau yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan Riau Syahrial Abdi menyatakan, dirinya tidak memiliki persiapan khusus menjalani tes kesehatan ini. “Ini adalah bagian dari proses yang harus dilalui oleh ketiga calon. Tak ada persiapan khusus. Semoga kita sehat jasmani dan rohani,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pansel Calon Sekdaprov Riau Prof Ilyas Husti didampingi Kepala UPT Penilaian Kompetensi BKD Riau Andi Husnadi mengatakan, setelah pengecekan kesehatan, maka tahapan selanjutnya tiga nama hasil seleksi tersebut akan dikirimkan ke Presiden melalui Sekretaris Negara (Setneg).
Nantinya, melalui Setneg tersebut akan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Sekdaprov definitif. “Setelah cek kesehatan, tiga nama ini akan diusulkan ke Presiden melalui Setneg untuk ditunjuk satu nama sebagai Sekdaprov Riau,” ujarnya.
Kapan tiga nama tersebut akan diserahkan ke Presiden? Disebutkannya bahwa pihaknya harus menunggu hasil pengecekan kesehatan terlebih dahulu. Kemudian juga persetujuan teknis (Pertek) pengangkatan pejabat tinggi madya atau Sekda dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Tiga nama diusulkan ke Presiden dapat dilakukan setelah ada hasil pengecekan kesehatan dan juga Pertek dari BKN,” sebutnya.
Untuk diketahui, Tim Pansel Calon Sekdaprov Riau mengumumkan tiga besar hasil seleksi yang telah dilaksanakan. Pengumuman tersebut disampaikan berdasarkan surat bernomor 18/Pansel-JPTM/2025. Pengumuman tiga besar tersebut berdasarkan keputusan tim panitia seleksi nomor Kpts.16/Pansel-JPTM/2025. Adapun tiga besar hasil seleksi tersebut yakni Jafrinaldi, Syahrial Abdi, dan Yusfa Hendri. Dengan demikian, dua orang yang tidak lulus tiga besar yakni Erisman Yahya dan juga Taufiq OH.(sol/egp)
Editor : Bayu Saputra