PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan membuka langsung iven rutin olahraga balap motor yang diadakan di jalan dekat Stadion Atletik Rumbai, Ahad (29/6/2025). Dalam kesempatan itu, Irjen Herry sempat menjejal sirkuit balap drag bike dengan duel secara langsung dengan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
Pantauan di lokasi, keduanya tampak menunggangi sepeda motor RX King. Dengan mengenakan helm, Kapolda Riau dan Wali Kota Agung Nugroho tampak sangat bersemangat adu cepat di jalur start. Hasilnya, Wali Kota Agung Nugroho yang merupakan mantap atlet balap profesional dikalahkan dengan jarak tipis oleh Irjen Herry Heryawan.
Dalam kesempatan itu, Irjen Herry Heryawan, iven tersebut sengaja digelar kepolisian guna memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli mendatang. Kata Kapolda, melalui iven olahraga ini, ia berharap muda-mudi Pekanbaru yang menyukai balapan dapat menyalurkan bakatnya secara legal, aman dan tertib.
"Bagaimana anak muda bisa menyalurkan passion-nya secara legal, tertib, dan berbudaya,” tegas Irjen Pol Hery Heryawan.
Kata dia, Polda Riau melalui Direktorat Lalu Lintas ingin menekan angka kecelakaan yang terjadi akibat adanya aksi balap liar. Dengan penyediaan fasilitas balap setiap akhir pekan oleh Kepolisian, para muda-mudi dapat mengikuti iven balapan dengan aman.
"Dengan visi Riau Zero kecelakaan, kami ingin memperkuat citra Polri sebagai agen perubahan sosial, bukan hanya penegak hukum," paparnya,
Bahkan, lanjut dia, sebelum balapan dimulai seluruh peserta dan komunitas motor menandatangani Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas, yang berisi empat poin utama. Di antaranya, mematuhi aturan lalu lintas, menolak segala bentuk balap liar, menjadi pelopor keselamatan jalan serta menjunjung etika dan empati di jalan raya
Dalam balutan semangat keberlanjutan, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan bibit pohon kepada Forkopimda dan komunitas motor. Sebuah langkah simbolis bahwa keselamatan dan pelestarian lingkungan bisa berjalan seiring.
Kapolda Riau juga menyuarakan pentingnya pelestarian budaya Melayu dalam setiap iven otomotif. Ia berharap kedepan drag bike bisa diiringi pantun tradisional, musik khas daerah, hingga simbol budaya lokal yang memperkuat identitas Riau.
Baca Juga: Cetak Rekor Baru! Rose BLACKPINK Solois Wanita K-Pop dengan Lagu Hastag 1 Terbanyak di iTunes Global
Kapolda Riau menyatakan bahwa iven seperti ini akan digelar rutin dua minggu sekali sebagai strategi jangka panjang untuk meredam balap liar. Tidak hanya memberikan wadah bagi para pecinta kecepatan, tapi juga membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.
“Ketika para pemuda memiliki ruang legal untuk menunjukkan kemampuan, mereka tak perlu lagi mengambil risiko di jalan umum. Kita hadir, mendampingi, dan menjadi bagian dari solusi,” pungkas Irjen Hery.(nda)
Editor : Edwar Yaman