Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Balai Bahasa dan Dinas Pendidikan Bengkalis Selenggarakan Revitalisasi Bahasa Melayu

Hary B Koriun • Sabtu, 26 Juli 2025 | 10:35 WIB

Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr Umi Kulsum (tengah) dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Musa Ismail (kiri) saat pembukaan acara Bimbingan Teknis Guru Utama.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr Umi Kulsum (tengah) dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Musa Ismail (kiri) saat pembukaan acara Bimbingan Teknis Guru Utama.
 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (Bimtek RBD) yang berlangsung selama tiga hari di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 21-23 Juli 2025.

Acara ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru pengampu mata pelajaran Budaya Melayu Riau (BMR), yang berasal dari 15 Sekolah Dasar (SD) dan 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Musa Ismail MPd, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Senin (21/7/2025) lalu. Musa mengungkapkan dukungannya terhadap pelaksanaan acara ini. Lelaki yang juga cerpenis ini menekankan bahwa pelestarian dan pengajaran bahasa daerah, khususnya bahasa Melayu, sangat penting untuk memperkuat identitas budaya lokal dan membangun karakter bangsa yang berakar pada tradisi.

 Baca Juga: BRK Syariah dan Disdik Riau Kolaborasi Dorong Sekolah Melek Finansial dan Digital

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Revitalisasi bahasa daerah, dalam hal ini bahasa Melayu, harus terus dilakukan, agar anak-anak muda tidak melupakan bahasa ibunya,” ujar Musa dalam siara pers yang diterima Riaupos.co, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber terkemuka di bidang bahasa dan budaya Melayu Riau, di antaranya Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr Umi Kulsum yang menyampaikan materi Kebijakan Bahasa dan Sastra. Dalam sesi tersebut, Umi Kulsum menjelaskan berbagai kebijakan terkait bahasa dan sastra yang mendukung penguatan bahasa daerah. Umi menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah adalah tanggung jawab bersama yang tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga masyarakat, terutama para pendidik.

Selain materi kebijakan, peserta juga mendapatkan berbagai wawasan mengenai pengembangan bahasa Melayu Riau dalam bentuk sastra, seperti Cerpen Berbahasa Melayu, Puisi Berbahasa Melayu, Syair, serta Komedi Tunggal Berbahasa Melayu. Di samping itu, materi Aksara Arab Melayu, Mendongeng, dan Berbahasa Melayu juga turut disampaikan oleh para narasumber, antara lain Marzuli Albantany, Syaukani Al Karim, Sumantari, Muhammad Sapikri, Muhammad Rizal, dan Musrial Mustafa.

Dalam kesempatan tersebut, Umi Kulsum juga menekankan bahwa revitalisasi bahasa daerah sangat penting untuk menjaga kelestarian bahasa dan budaya yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

"Bahasa adalah jendela budaya. Dengan menjaga bahasa daerah, kita turut menjaga warisan budaya yang kaya dan berharga untuk generasi mendatang," kata mantan Kepala Balai Bahasa Jawa Timur tersebut.

Melalui bimbingan teknis ini, para peserta diharapkan dapat mengibaskan keterampilan yang diperoleh kepada guru dan siswa-siswi di sekolah masing-masing. Guru Utama Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pelestarian bahasa daerah di daerah ini.(hbk)

Editor : Edwar Yaman
#balai bahasa #Revitalisasi Bahasa Melayu #Dinas Pendidikan Bengkalis #Guru Utama #bimbingan teknis