Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ratusan Perempuan Dilatih Jadi Kreator Konten Digital

Redaksi • Rabu, 17 September 2025 | 11:34 WIB
Photo
Photo


JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tokopedia bersama TikTok Shop by Tokopedia terus mendorong lahirnya kreator lokal dari berbagai latar belakang, termasuk ratusan perempuan. Melalui program Creators Lab yang digelar di Jakarta, Selasa (16/9), para peserta mendapat pembekalan keterampilan digital untuk mendukung bisnis di era discovery e-commerce.

Di ajang ini, peserta dilatih memahami prinsip afiliasi, teknik membuat video promosi, hingga cara merekomendasikan produk terpercaya untuk mendukung kampanye #BelanjaAman. Mereka diajarkan memilih produk dari penjual berstatus Power Shop atau Mall, menelaah ulasan pembeli, hingga memastikan izin resmi seperti BPOM dan PIRT sebelum merekomendasikannya melalui short video atau live streaming.

Direktur Konten Digital Kemenparekraf RI, Yuana Rochma Astuti, menegaskan integrasi Creators Lab dengan program Emak-Emak Matic bertujuan membekali perempuan dengan keterampilan digital agar lebih melek teknologi. “Targetnya hingga akhir 2025, bersama berbagai mitra seperti Tokopedia dan TikTok Shop, program ini bisa melatih 10 ribu peserta di berbagai wilayah,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender KemenPPPA RI, Dr. Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati, menyoroti fakta bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan masih stagnan di angka 50 persen selama 20 tahun terakhir, jauh tertinggal dari laki-laki di angka 80 persen. “Sebanyak 66 persen atau 54,5 juta pekerja informal adalah perempuan. Kreator konten bisa menjadi pilihan kerja informal yang mandiri dan produktif bagi perempuan Indonesia,” ujarnya.

Head of Public Policy and Government Relations Tokopedia–TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, menambahkan banyak kisah inspiratif lahir dari kreator perempuan. Salah satunya Ma’e Arik, yang fokus mempromosikan produk kebutuhan sehari-hari dari toko kelontong, serta Mom Uung yang konsisten mengulas produk ibu dan bayi. “Mereka mampu membangun kedekatan dengan audiens sekaligus mendorong penjualan produk lokal. Harapannya, peserta pelatihan kali ini bisa meneladani semangat tersebut,” katanya.

Data internal Tokopedia–TikTok Shop mencatat, transaksi sejumlah penjual lewat live streaming meningkat hingga 30 kali lipat, sementara dari konten video pendek melonjak 31 kali lipat. Fenomena ini menunjukkan betapa strategisnya peran kreator konten bagi pertumbuhan UMKM di ranah digital.

“Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan Kemenparekraf dan KemenPPPA agar lebih banyak perempuan bisa belajar membuat konten yang menarik, efektif, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya.(rls)

Editor : Arif Oktafian
#kreator digital #tiktok shop #konten #perempuan #tokopedia