PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Santri dan siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Hidayah Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Islami Kota Pekanbaru mengikuti kegiatan jurnalistik dan literasi (artificial intelligence/AI), pada Sabtu (27/9), bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Islami, Jalan Handayani.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi tersebut menghadirkan pemateri dari Riau Pos yakni Direktur Riau Pos yang juga Pemimpin Redaksi Riau Pos Firman Agus dan staf Digital Riau Pos, Bayu Saputra.
Kegiatan yang bertemakan“Menumbuhkan Daya Literasi Santri Era Digital dan Artificial Intelligence (AI)” juga diisi oleh pemateri dari Dosen PAI-UIR dan Alumni Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Islami, Ahmad Sholeh MPd. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MA Miftahul Hidayah, Muzakky Mushoffa SPd didampingi Saiman SPd, Imam Nawawi SPdI, M Mahrus S Pd dan R Firmansyah Budi SAg.
Firman Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral para jurnalis. Ia menilai penting bagi jurnalis untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada generasi muda. Dengan adanya kegiatan ini, siswa-siswi bisa mendapatkan pemahaman dasar jurnalistik.
Selain itu juga dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa-siswi mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya informasi yang benar dan membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, serta bijak dalam bermedia.
Muzakky Mushoffa SPd mengucapkan rasa senang, bersyukur dan bangga karena siswa-siswi MA Miftahul Hidayah yang notabenenya santri bisa menambah wawasan langsung dari sumbernya yakni media terbesar di Provinsi Riau yaitu Riau Pos.
“Harapan kita tentunya anak-anak bisa menambah ilmu dan pengetahuan. Kemudian juga harapan kami di kemudian hari banyak hal-hal yang mungkin bisa bermanfaat di antara pondok maupun Riau Pos sendiri,” ujar Muzakky Mushoffa SPd.
Ia menambahkan, in sya Allah kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahunnya. “Karena niat saya pribadi berharap agar anak-anak yang keluar dari pesantren itu tidak buta digital. Tidak salah tangkap masalah informasi, tidak termakan hoaks ataupun disinformasi atau misinformasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Rahmad Firmansyah Budi SAg mengatakan, kegiatan hari ini adalah pelatihan jurnalistik siswi-siswi MA Miftahul Hidayah Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Islami Kota Pekanbaru, yang sebelumnya juga telah dilaksanakan untuk siswa-siswi MTs Miftahul Hidayah.
“Kegiatan ini sebenarnya ditaja oleh pengurus OSIS dengan dukungan pembina dan kepala sekolah tentunya. Kemudian, dari seluruh dewan guru. Tentunya kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat literasi siswa-siswi di Miftahul Hidayah,” ujarnya.
Menurutnya, dengan kemajuan zaman, kemudian menurunnya daya literasi saat ini, untuk itu perlu dilaksanakannya kegiatan ini agar bisa meningkatkan lagi daya literasi agar santri bisa menulis. “Kami juga berharap melalui kegiatan ini para siswa-siswi juga bisa lebih berkembang,” harapnya.
Ia berharap, karena kegiatan tersebut sangat positif sehingga perlu diadakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi bagaimana perkembangan siswa-siswi dalam literasi dalam tulis-menulis, melalui kegiatan pelatihan jurnalistik ini.(dof)
Editor : Bayu Saputra