PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah membentuk tim panitia seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk pengisian 20 jabatan eselon II di lingkungan pemerintah setempat yang mengalami kekosongan.
Tim Pansel tersebut terdiri dari Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi, tokoh masyarakat dan akademisi.
"Tim pansel untuk pengisian jabatan eselon II Pemprov Riau yang kosong sudah dibentuk," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Zul Anshari.
Meski tim pansel sudah dibentuk, lanjut Zul Anshari, Pemprov Riau belum bisa melaksanakan seleksi terbuka (Asesmen). Sebab persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum keluar.
"Untuk seleksinya masih menunggu Pertek dari BKN. Kita sudah bersurat dari pekan lalu setelah pelantikan pejabat eselon II hasil evaluasi ke BKN, namun saat Jumat kemarin belum terbit Pertek terkait izin seleksi pengisian jabatan eselon II kosong Pemprov Riau," ujarnya.
Zul Anshari menduga belum terbitnya Pertek seleksi terbuka jabatan eselon II Pemprov Riau dari BKN karena banyaknya antrean.
"Memang di BKN antre, karena mereka melayani pemerintah daerah seluruh Indonesia. Apalagi sekarang sedang banyak-banyaknya pemerintah daerah melakukan seleksi untuk daerah masing-masing," ujarnya.
Disinggung soal ketua pansel, juga belum ditentukan, karena pihaknya masih menunggu Pertek BKN. Sebab dalam Pertek tersebut nanti ada persetujuan untuk pansel dan izin seleksi.
"Kita kan sudah bersurat ke BKN. Nanti saat keluar Pertek itu ada untuk pansel dan izin seleksi terbuka. Jadi untuk ketuanya belum bisa tau siapa orangnya. Yang jalas tim pansel sudah dibentuk. Itu terdiri tokoh masyarakat, birokrat senior, Sekda Riau, dan akademisi," ujarnya. (sol)
Editor : M. Erizal