SEOUL (RIAUPOS.CO) – Roseanne Park alias Rose telah menjelma menjadi sosok paling berpengruh dalam industri musik Korea Selatan (Korsel). Dilansir dari Allkpop, vokalis BLACKPINK itu kini tercatat sebagai penerima Presidential Citation, sebuah pengakuan prestisius dari pemerintah Korea Selatan untuk mereka yang memberi kontribusi luar biasa pada perkembangan budaya populer.
Penghargaan bergengsi itu diserahkan secara langsung pada gelaran Korea Popular Culture and Arts Awards ke-16 yang berlangsung di Haerum Theater, National Theaer of Korea, pada 23 Oktober.
Dalam momen penuh kebanggaan tersebut, Rose hadir sebagai representasi generasi baru musisi K-Pop yang berhasil memperluas cakrawala budaya Korea ke seluruh dunia.
Baca Juga: Jelang El Clasico, Bintang Barcelona Lamine Yamal Kritik Real Madrid sebagai 'Perampok dan Pengeluh'
Park Chae-young (nama Korea Rose) disebut-sebut memang layak menyandang apresiasi ini, terlabih dengan prestasi internasionalnya yang melesat dengan tajam setelah merilis single ''APT' pada Oktober tahun lalu. Lagu 'APT' menjadi fenomena global dengan menduduki posisi puncak Billboard Global 200 selama 12 minggu tanpa jeda.
Tidak berhenti sampai di situ, 'APT' juga bertengger di posisi No. 2 UK Official Singles Chart Top 100, sebuah pencapaian yang sangat jarang diraih artis K-Pop, terutama solois perempuan.
Kesuksesan Rose berlanjut lewat album full perdana bertajuk 'ROSIE' yang dirilis pada Desember berikutnya. Album ini debut di posisi No. 3 Billboard 200, chart utama Amerika Serikat, dan bertahan selama 27 minggu berturut-turut.
Rekor tersebut menempatkannya sebagai artis solo perempuan K-Pop dengan peringkat tertinggi dan masa bertahan terlama dalam sejarah chart Billboard.
Di balik kesuksesannya, Rose tidak hanyut dalam ketenaran sesaat. Ia memperlihatkan identitas musisi sejati dengan turun langsung menulis dan mengomposisi semua lagu dalam albumnya. Ia menegaskan bahwa musik bukan hanya tentang suara indah, melainkan ekspresi diri dan keberanian menunjukkan warna yang unik.
Korea Popular Culture and Arts Awards sendiri merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah Korea Selatan di bidang budaya populer. Pengakuan ini menunjukkan bahwa karya Rose bukan semata memberi nilai komersial bagi industri K-Pop, tetapi juga menyumbang pengaruh besar dalam memperdalam jangkauan Hallyu Wave ke berbagai penjuru dunia.
Rose sendiri kini tengah sibuk menjalani tur dunia bersama BLACKPINK bertajuk 'DEADLINE.' Rose telah membuktikan bahwa dirinya tidak hanya bersinar sebagai anggota grup besar, namun juga sebagai seniman individu yang membawa nama K-Pop ke level yang lebih tinggi. ***
Editor : Edwar Yaman