PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Plt Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, turun langsung ke Riau untuk melakukan konsolidasi bersama para kader partai. Langkah ini dilakukan guna membahas kelanjutan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Riau yang sebelumnya sempat tertunda.
Dalam pernyataannya, Selasa (4/11/2025), Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa penunjukannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) memiliki dua mandat utama dari DPP. Yakni mempercepat proses konsolidasi Golkar Riau dan memastikan pelaksanaan Musda dapat segera digelar.
“Pada periode ini Golkar mengalami penurunan di Riau. Maka harus dimunculkan semangat baru agar Golkar bisa bangkit lagi untuk menghadapi event politik tahun 2029. Itu dimulai dari Musda,” ujar Ahmad Doli.
Ahmad Doli mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi dengan pengurus DPD I Golkar Riau serta membentuk panitia baru, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC), untuk melanjutkan agenda Musda.
“Kami sudah putuskan sementara ini tanggal 8 November, hari Sabtu besok Musda digelar. Malam ini saya ke Jakarta melaporkan ke Ketum, sambil meminta keputusan DPP untuk diminta persetujuan pelaksanaan Musda,” katanya.
Lebih lanjut, Ahmad Doli menegaskan bahwa DPP Gokar menginginkan seluruh proses konsolidasi di Riau berjalan dengan baik dan bersih. Ia juga menyinggung soal pentingnya integritas dalam tubuh partai.
“Saya ditugaskan DPP Golkar agar proses Musda ini bebas money politic dan tidak ada political transaksional, tidak ada suap-menyuap dan sogok-menyogok. Jika ada informasi yang berkembang di internal partai, saya pastikan ke depan jangan sampai terjadi,” tegasnya.
“Penanggung jawab Musda sudah berubah. Kalau dulu Pak Syamsuar, sekarang saya yang bertanggung jawab. Tentu harus di bawah kendali saya. Maka panitia kami susun ulang sampai nanti pelaksanaan Musda dilaksanakan,” tutupnya(ilo)
Editor : Edwar Yaman