JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Pernyataan terbaru Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perhatian publik. Dia memberi bocoran tentang rencana rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun 2026.
Paling mengejutkan, ternyata dalam rekrutmen nanti ada banyak penerimaan untuk tamatan SMA. Namun ia menegaskan CPNS Kemenkeu 2026 akan diprioritaskan untuk lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN.
Adapun untuk lulusan SMA akan disiapkan untuk ditempatkan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam Renstra Kemenkeu 2025–2029, pemerintah menargetkan pembukaan formasi sebagai berikut:
1. Proyeksi Formasi CPNS Kemenkeu 2025–2029
2. 2025: sekitar 2.100 formasi
3. 2026–2029: 4.350 formasi per tahun
4. Total lima tahun: lebih dari 19.000 formasi
5. Prioritas utama: lulusan PKN STAN
6. Kuota khusus: 300 formasi untuk lulusan SMA di DJBC
Peningkatan formasi ini tentu sejalan dengan kebutuhan internal Kemenkeu. Data HRIS per 31 Desember 2024 menunjukkan:
Perkiraan Kekurangan Pegawai
1. Total pegawai: 77.055 orang
2. Pegawai pensiun 2025–2029: 5.738 orang
3. Pegawai keluar non-pensiun: 2.010 orang
4. Total kebutuhan pengganti: lebih dari 7.700 pegawai
Makanya rekrutmen skala besar menjadi strategi utama, terutama untuk posisi teknis yang selama ini diisi oleh lulusan STAN. Namun tersebab operasional di lapangan yang membutuhkan tenaga terlatih dan siap ditempatkan di berbagai unit, DJBC membuka ruang untuk formasi SMA.
Data perencanaan jangka menengah memberikan gambaran bahwa peluang rekrutmen dalam beberapa tahun ke depan akan cukup besar. Baik bagi lulusan STAN maupun lulusan SMA untuk formasi tertentu.
Menteri Purbaya menegaskan bahwa prioritas tetap berada pada lulusan STAN. Ini karena kualitas kurikulum dan kompetensi STAN telah diselaraskan dengan kebutuhan teknis Kemenkeu, mulai dari akuntansi pemerintahan, kepabeanan, hingga administrasi fiskal.
Pembukaan formasi SMA oleh DJBC menunjukkan adanya penyesuaian kebutuhan SDM yang lebih fleksibel. Terutama di sektor pengawasan perbatasan, pemeriksaan barang, dan pelayanan masyarakat.
Jadi apa yang Perlu Dipantau Pelamar Tentunya, jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026. Juga pengumuman syarat dokumen dan kualifikasi pendidikan. Pantau juga mekanisme seleksi (administrasi, CAT, wawancara, atau tes fisik khusus DJBC). Kanal resmi Kemenkeu dan BKN untuk update hingga kebutuhan kompetensi sesuai unit penempatan.
Sampai berita ini diturunkan, jadwal resmi pembukaan pendaftaran CPNS 2026 belum dirilis. Informasi yang ada masih berupa gambaran proyeksi SDM dan pernyataan pejabat. Calon pelamar diminta terus memantau pengumuman resmi agar tidak melewatkan informasi penting terkait proses seleksi.
Dengan formasi besar sepanjang 2026–2029, peluang masuk Kemenkeu semakin terbuka, baik bagi lulusan STAN maupun lulusan SMA di formasi tertentu. Rekrutmen besar-besaran ini diharapkan mampu memperkuat layanan publik sekaligus menjaga stabilitas pengelolaan keuangan negara.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : Rinaldi