Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Korban Galodo Agam Curhat Sambil Nangis ke Tim Trauma Healing Polda Riau, Kapolda: Kami Mendengarkan, Kami Merasakan

Afiat Ananda • Jumat, 5 Desember 2025 | 17:15 WIB
Tim Trauma Healing Polda Riau saat mendengarkan curhatan warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (5/12/2025).
Tim Trauma Healing Polda Riau saat mendengarkan curhatan warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (5/12/2025).

AGAM (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali mengirimkan 42 psikolog tambahan sebagai tim trauma healing di wilayah bencana Palembayan, Kabupaten Agam.

Sebelumnya, tim Trauma Healing Polda Riau sudah berada di lokasi untuk menghibur korban yang terkena dampak bencana.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, tim Trauma Healing yang dikirimkan merupakan tim tambahan, setelah sebelumnya Polda Riau mengirimkan sebanyak 290 personel Bawah Kendali Operasi (BKO).

"Kami paham bagaimana masyarakat yang menjadi korban merasakan luka yang mendalam. Sehingga kami berinisiatif mengirimkan tim Trauma Healing untuk masyarakat. Kami mendengarkan, kami merasakan," tutur Kapolda, Jumat (5/12/2025).

Sementara itu, di lokasi, tim Trauma Healing bekerja menyasar pos pengungsian dan pemukiman masyarakat. Ada yang memberikan hiburan kepada anak-anak. Bahkan ada yang mendengarkan curhatan warga sambil ikut merasakan kepedihan yang dirasakan.

Karo Ops Polda Riau, Kombes Ino Harianto, menjelaskan pentingnya kehadiran tim trauma healing yang berjumlah cukup besar. Sebanyak 42 psikolog dikirim karena kondisi pengungsian yang terpencar di beberapa titik, sehingga tidak bisa diakomodasi oleh satu tim saja.

Tim ini dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Riau Kombes Indra Duaman, menandakan keseriusan institusi dalam upaya kemanusiaan ini.

Ino menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata empati dan kepedulian Polda Riau terhadap masyarakat Sumbar yang tertimpa musibah. Fokus utama tim trauma healing adalah wilayah Agam, mengingat tingginya jumlah korban.

Data terakhir mencatat 104 korban meninggal dunia dan 79 orang dinyatakan hilang di Kecamatan Palembayan, Agam, sebuah angka yang menuntut penanganan krisis psikologis yang serius.

Selain tim pemulihan trauma, Polda Riau juga memberangkatkan bantuan kedua berupa logistik penting. Bantuan tersebut mencakup sembako, mobil tangki air bersih untuk desa terisolasi, serta toilet portable.

Editor : M. Erizal
#trauma healing korban #agam #bencana sumbar #trauma healing #polda riau