PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dalam rangka implementasi Program Genting sebagai salah satu dari lima quick wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang telah genap satu tahun sejak diluncurkan secara resmi pada bulan Desember 2024, maka diberikan apresiasi kepada mitra kerja yang telah berperan sebagai orang tua asuh dalam pencegahan stunting.
Dari ratusan mitra kerja yang berpartisipasi dalam Program Genting, BAZNAS Provinsi Riau diundang sebagai penerima apresiasi dengan kategori Gold pada kegiatan yang bertemakan “Sinergi untuk Negeri, Wujudkan Indonesia Bebas Stunting” yang dilaksanakan di Hotel Luwansa Jakarta, Rabu (10/12).
Penghargaan diserahkan langsung Menteri Kemendukbangga/BKKBN Dr Wihaji MPd dan diterima Ketua BAZNAS Provinsi Riau H Masriadi Hasan Lc M Sha. Sebagaimana diketahui, BAZNAS Provinsi Riau telah banyak membantu Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau yang disingkat dengan Genting di Provinsi Riau. Mulai dari penyediaan air bersih di Kabupaten Rokan Hilir, bantuan nutrisi di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Indragiri Hilir, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, serta bantuan rumah layak huni di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Rokan Hilir.
Atas bantuan Genting yang nilainya cukup fantastis dengan total Rp1.293.200.000, BAZNAS Riau layak diberikan apresiasi kategori Gold pada Forum Collaboration Summit 2025. “Hari ini kami mengundang para mitra kerja pentahelix sebagai apresiasi telah menjadi orang tua asuh cegah stunting,” ujar Wihaji dalam sambutannya.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa dengan semangat gotong royong, stunting di Indonesia dapat dihapuskan. Menurutnya, menyelamatkan satu keluarga berarti menyelamatkan satu generasi. Ia juga menyebutkan, para peserta yang terlibat merupakan seperti malaikat yang membantu 1,5 juta masyarakat yang hidupnya kurang beruntung.
Ia kembali mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak dan mengajak agar program tersebut terus dilanjutkan. “Saya berkeyakinan, jika kita bergotong-royong bersama-sama, tidak ada lagi stunting di Indonesia. Dengan menyelamatkan 1 keluarga sama dengan menyelamatkan 1 generasi. Bapak/ibu adalah malaikat yang membantu 1,5 juta masyarakat yang hidupnya kurang beruntung. Sekali lagi terima kasih atas kontribusi bapak/ibu semua. Mari kita lanjutkan program ini,” tuturnya.(adv/ilo)
Editor : Bayu Saputra