PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pembauran kebangsaan, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) di Jakarta, baru-baru ini.
Rombongan FPK Provinsi Riau dipimpin langsung oleh Ketua FPK Riau, Dr Ramli Walid diterima oleh jajaran Direktorat Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI.
Ketua FPK Riau Dr Ramli Walid menyampaikan laporan terkait kondisi dan pelaksanaan program kerja FPK Provinsi Riau. Ia menjelaskan bahwa seluruh program FPK selama ini berjalan dengan baik dan lancar, meskipun pelaksanaannya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
"Alhamdulillah, kerukunan antarpaguyuban di Riau terjaga dengan baik dan harmonis. Adapun beberapa aksi unjuk rasa yang terjadi bukan disebabkan konflik antar suku, melainkan persoalan kepemilikan kawasan hutan lindung yang sebelumnya dikuasai masyarakat dan kemudian diambil alih kembali oleh pemerintah," ujar Ramli Walid, pada Ahad (14/12/2025).
Selain itu, Ramli Walid juga menyampaikan perkembangan wacana Daerah Riau Istimewa yang digagas oleh Lembaga Adat Melayu Riau. Ia menegaskan bahwa FPK Riau bersama berbagai komponen masyarakat menyatakan dukungan terhadap gagasan tersebut.
"FPK Riau bersama unsur masyarakat lainnya mendukung Daerah Riau Istimewa sebagai bagian dari penguatan jati diri dan kearifan lokal," katanya.
Lebih lanjut, Ramli Walid menegaskan komitmen FPK Riau untuk meningkatkan peran dan kontribusinya dalam merawat pembauran kebangsaan pada tahun 2026 mendatang.
Upaya tersebut bertujuan untuk terus menjaga keharmonisan, toleransi, dan stabilitas sosial, sehingga Provinsi Riau tetap kondusif dalam melaksanakan agenda pembangunan daerah.(dof)
Baca Juga: Berikan Garansi Seumur Hidup, Wuling Gelar Customer Gathering dan Mini Launching Darion di Pekanbaru
Editor : Edwar Yaman