PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Suasana Pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru, tampak lebih ramai dari biasanya selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Sejak pagi hingga sore hari, penumpang terlihat silih berganti datang dengan membawa tas dan koper, bersiap menyeberang menuju daerah tujuan. Peningkatan aktivitas penumpang cukup terasa jika dibandingkan dengan hari biasa.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Sungai Duku, Etria Idrusalam, mengungkapkan bahwa pasca libur Natal dan Tahun Baru terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan hari biasa.
"Kenaikan 20 sampai 30 persen itu jika dibandingkan dengan hari biasa. Namun kalau dibandingkan dari tahun ke tahun, jumlah penumpang justru mengalami penurunan," ujar Etria Idrusalam kepada Riau Pos, pada Selasa (23/12/2025).
Menurutnya, meski terjadi peningkatan aktivitas, operasional pelabuhan saat ini masih tidak terlalu signifikan. Hanya satu kapal yang beroperasi, yakni KM Jelatik, dengan kapasitas maksimal 186 penumpang. Dalam kondisi libur panjang ini, hampir setiap keberangkatan kapal terisi penuh.
"Rata-rata jumlah penumpang penuh. Operasional kapal KM Jelatik berjalan tiga kali seminggu, yaitu setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan waktu keberangkatan pukul 16.00 WIB," jelasnya.
Sementara itu untuk harga tiket, Etria memastikan harga tiket masih normal dan tidak mengalami kenaikan selama libur Natal dan Tahun Baru. Harga tiket tetap dipatok sebesar Rp165 ribu per orang.
Ia menambahkan, peningkatan aktivitas penumpang mulai terlihat sejak Kamis (18/12/2025) kemarin. Namun, lonjakan tersebut dinilai tidak terlalu signifikan. Meski bertepatan dengan hari Natal, operasional kapal tetap berjalan seperti biasa tanpa libur.
"Walaupun Natal, kapal tetap beroperasi. Tidak ada libur," katanya.
Lebih lanjut, Etria memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru akan terjadi sekitar 5 Januari mendatang. Hal ini seiring dengan berakhirnya masa liburan sekolah dan perkuliahan.
"Rata-rata penumpang memang didominasi oleh anak sekolah dan mahasiswa," pungkasnya.(dof)
Baca Juga: Bidang Pidsus Kejari Inhu Raih Terbaik Ketiga Se-Riau, Ini Capaiannya
Editor : Edwar Yaman