PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau turut berpartisipasi dalam kegiatan MAGANGHUB Soft Skill Programme yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI), Senin (29/12/2025).
Dilaksanakan secara daring melalui live streaming YouTube Kemenaker RI, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperkuat kompetensi soft skill serta membangun pola pikir inovatif bagi peserta Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 1, 1B, 2, dan 3.
Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan mengatakan, keikutsertaan ini mencerminkan komitmen Kanwil Kemenkum Riau dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda peserta program pemagangan.
Pada kegiatan ini, Rudy Hendra menugaskan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Riau Dean Satria bersama jajaran pegawai serta para peserta magang untuk ambil bagian.
Lebih lanjut Rudy Hendra menerangkan, MAGANGHUB Soft Skill Programme dirancang sebagai wadah penguatan kompetensi nonteknis. Hal ini menurutnya sangat penting dalam menghadapi dinamika dan tantangan dunia kerja di masa kini.
''Kami berharap peserta magang, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas diri, memiliki kesiapan mental dan kompetensi yang lebih baik, serta mampu berkontribusi secara optimal dalam dunia kerja maupun pembangunan nasional,'' ucapnya.
Sementara itu, pada sesi pertama kegiatan tersebut mengangkat tema 'Membangun Pola Pikir Inovatif Peserta Magang Melalui Design Thinking'. Sesi bertujuan membentuk karakter peserta magang agar lebih kreatif, adaptif dan mampu berpikir solutif.
Paparan ini disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker, Darmawansyah, yang merupakan keynote speech dalam kegiatan ini.
Ia menekankan, penguasaan soft skill merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah perubahan kebutuhan industri dan dunia usaha.
Kemudian, materi diisi perihal penerapan design thinking sebagai metode pengembangan inovasi dan pemecahan masalah yang dapat melatih peserta magang untuk berpikir sistematis, empatik, dan berorientasi pada solusi. Materi inti ini disampaikan Dr Yunus Triyonggo, Ketua Umum Perkumpulan Pejuang Indonesia Kompeten (PPIK).
Kegiatan yang dimoderatori oleh Akbar Esa juga diikuti oleh para mentor dan peserta magang secara daring dengan antusias. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan wawasan praktis mengenai pentingnya pola pikir inovatif sebagai bekal memasuki dunia kerja yang kompetitif.
Editor : M. Erizal