KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Manajemen PLTA Koto Panjang melaporkan kondisi terkini operasional waduk dan fluktuasi debit air berdasarkan pantauan sepanjang hari ini, Kamis (15/1/2026). Meski pintu pelimpah (spillway gate) masih dibuka, elevasi muka air waduk tercatat mengalami penurunan secara bertahap.
Manajer PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan intensif pada tiga waktu utama, yakni pukul 07.00, 13.00, dan 19.00 WIB. Berdasarkan data terbaru, debit air masuk (inflow) mengalami penurunan signifikan pada malam hari.
"Pada pukul 07.00 WIB, elevasi berada di angka 81,40 mdpl. Namun, pada pukul 19.00 WIB, posisi elevasi turun ke level 81,34 mdpl seiring dengan berkurangnya debit inflow dari hulu yang menjadi 170,93 m³/s," jelas Dhani.
Meskipun inflow menurun, pihak manajemen tetap mempertahankan total pengeluaran air (outflow) sebesar 478,50 m³/s pada malam hari.
Jumlah ini merupakan gabungan dari pembuangan melalui turbin sebesar 332,22 m³/s dan pembukaan dua pintu pelimpah (spillway) setinggi 50 sentimeter dengan debit 146,28 m³/s.
Dhani menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas waduk. "Operasional waduk masih berjalan secara terkendali sesuai dengan prosedur pengaturan debit air," tambahnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan bahwa aktivitas di waduk sejauh ini belum berdampak negatif pada pemukiman di sepanjang aliran sungai.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusdalops PB, Adi Candra Lukita, menyatakan bahwa tim di lapangan terus memonitor titik-titik rawan luapan.
"Berdasarkan laporan tim di lapangan, kondisi Sungai Kampar, Sungai Subayang, dan Sungai Tapung hingga saat ini masih terpantau aman. Belum ada kenaikan level air yang mengkhawatirkan di area tersebut," ungkap Adi Candra.
Meski kondisi dinyatakan kondusif, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan dinamika debit air dari hulu. (kom)
Editor : M. Erizal