PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah sehari sebelumnya Kabupaten Pelalawan menyumbang satu titik panas (hot spot) di Provinsi Riau. Kali ini, Rabu (21/1/2026) giliran kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang terpantau menyumbang satu titik panas Provinsi Riau dan Pulau Sumatera.
Menurut Forecaster on Duty Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Deby C radar citra satelit BMKG Pekanbaru menemukan ada 33 total titik panas panas (hot spot) wilayah Sumatera yang tersebar di sejumlah daerah seperti Provinsi Aceh 5, Sumatera Utara 5, Sumatera Barat 7, Kepulauan Bangka Belitung 11, Kepulauan Riau 3, Sumatera Selatan 1, dan Riau di Kabupaten Indragiri Hilir (inhil).
Sementara itu, untuk prakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau, sejak pagi hari ini secara keseluruhan didominasi udara kabur hingga cerah berawan.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca cenderung cerah hingga berawan, dengan potensi hujan berintensitas ringan di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kampar.
Pada malam hari cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Pada dini hari, kondisi udara kabur hingga berawan diperkirakan kembali terjadi.
Suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah. Namun, gelombang dengan kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Indragiri Hilir.
"BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem atau fenomena berbahaya (nihil). Meskipun masyarakat tetap diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi," ucapnya.(ayi)
Editor : Edwar Yaman