PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat, terkait pemindahan Tugu Zapin yang ada di depan kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman Pekanbaru. Pasalnya, selain mengalami kerusakan, tugu dinilai kurang tepat berada di lokasi tersebut.
"Tugu Zapin itu banyak masukan dari masyarakat dan dari tokoh-tokoh, kalau dilihat dari agama Islam patung orang itu kurang pas dan kurang tepat, kenapa tidak dipindahkan atau diganti gambar yang lain," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto.
Lebih lanjut dikatakan, rencana pemindahan masih dalam pengkajian. Pihaknya juga masih menghimpun masukan dari para tokoh Riau. "Itu masih kita kaji. Karena patung itu kalau menurut Islam kurang pas. Makanya perlu kita kaji gantinya nanti apa yang tepat, termasuk masukan tokoh-tokoh nanti," sebutnya.
Di samping itu, Plt Gubri mengaku miris tembaga Tugu Zapin tersebut dicuri orang tak bertanggungjawab. Padahal lokasi tugu berada di tengah perkotaan dan perkantoran pemerintah dan lembaga.
"Memang ini sedih saja di depan kantor Gubernur Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, dan Polda kok berani orang menggerogoti, tak ada rasa takutnya," ujarnya.
Untuk diketahui, tugu ini didirikan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau XVIII pada tahun 2012 silam menggantikan tugu pesawat tempur. Patung di tugu ini dibuat oleh I Nyoman Nuarta, seniman patung legendaris Indonesia berasal dari Pulau Bali.
Editor : Rinaldi