PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau mencatat, hingga saat ini sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam daerah di Riau. Yakni di Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, dan Pekanbaru.
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, karhutla yang terjadi tersebut sudah berhasil ditangani dan masuk tahap pendinginan. “Memang ada beberapa titik kebakaran, tapi Alhamdulillah sudah padam. Ada yang padam total, namun memang masih ada yang dilakukan pendinginan,” ujarnya, Senin (26/1).
Berdasarkan hasil pemantauan Senin (26/1), tercatat sebanyak 57 titik panas (hotspot) muncul di Riau, 14 di antaranya terkonfirmasi sebagai titik api. Di Kabupaten Kampar terdeteksi dua titik kebakaran dan seluruhnya telah dinyatakan padam. Sementara di Bengkalis terdapat tiga titik yang kini masih dalam tahap pendinginan.
“Kondisi serupa juga terjadi di Kepulauan Meranti, di mana ditemukan tiga titik kebakaran yang telah padam namun masih dilakukan pendinginan. Di Indragiri Hilir, satu titik kebakaran juga masih dalam proses pendinginan,” paparnya. Untuk wilayah Kota Pekanbaru, terpantau empat titik kebakaran dan seluruhnya telah padam total. Selain itu, satu titik kebakaran tercatat di Kuantan Singingi.
BPBD Riau terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan tidak terjadi kebakaran lanjutan, terutama di wilayah yang masih menjalani proses pendinginan. “BPBD Riau terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan tidak terjadi kebakaran lanjutan, terutama di wilayah yang masih dalam tahap pendinginan,” sebutnya.