PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menemukan penurunan jumlah titik panas di Pulau Sumatera dan juga Provinsi Riau, Jumat (30/1/2026).
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Gita Dewi Siregar, berdasarkan pantauan radar citra satelit, total ada sebanyak 87 titik panas (hotspot) wilayah Sumatera yang tersebar di Provinsi Aceh 46, Kepulauan Bangka Belitung 15, Riau 9, Jambi 1, Sumatera Barat 5, Sumatera Selatan 2, Sumatera Utara 3 dan Kepulauan Riau 7.
Sedangkan untuk titik panas di Provinsi Riau tersebar di Kabupaten Rokan Hilir 2, Indragiri Hulu 2, dan Kota Dumai 5. "Titik panas di Riau menurun lantaran masih adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Riau," ucapnya.
Dijelaskannya lagi, kondisi cuaca di Provinsi Riau jelang akhir pekan ini secara umum didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, terutama pada sore hingga malam hari.
Dimana sejak pagi hari kondisi udara di Riau cenderung kabur hingga cerah berawan. Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan di hampir seluruh wilayah.
Potensi hujan mulai meningkat pada sore hingga malam hari. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, serta Kota Pekanbaru.
Sementara itu, pada dini hari, kondisi cuaca diperkirakan udara kabur hingga berawan, dengan potensi hujan ringan bersifat lokal di sebagian wilayah Kabupaten Kampar dan Indragiri Hulu.
Suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 50-98 persen. Angin bertiup dari arah Utara hingga Timur dengan kecepatan sekitar 10-30 km/jam.
"BMKG Pekanbaru tidak mengeluarkan peringatan dini. Namun untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di Perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, atau tergolong rendah dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran," tegasnya.
Editor : Rinaldi