Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Unri dan Tanoto Foundation Bangun Digitalisasi Sistem Pengembangan Soft Skills Mahasiswa

Herianto Baserah • Minggu, 1 Februari 2026 | 20:00 WIB

 

Expose Naskah Akademik Student Journey ASRI bersama seluruh pimpinan di lingkungan Universitas Riau,  belum lama ini.
Expose Naskah Akademik Student Journey ASRI bersama seluruh pimpinan di lingkungan Universitas Riau, belum lama ini.
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Universitas Riau (Unri) bersama Tanoto Foundation tengah mempersiapkan langkah besar dalam pengembangan soft skills mahasiswa melalui implementasi ASRI Soft Skills Development Project terintegrasi dengan sistem digital kampus, belum lama ini. Program tersebut tidak sekadar pelatihan, melainkan dirancang menjadi bagian dari student journey mahasiswa Unri yang terukur, terdokumentasi, dan terintegrasi dengan sistem akademik serta portofolio karier mahasiswa.

Rektor Unri Prof Sri Indarti menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan transformasi penting dalam pendidikan tinggi di Unri.

‘’Kami ingin mahasiswa Unri tidak hanya lulus dengan nilai akademik, tetapi juga memiliki rekam jejak soft skills yang jelas, terukur, dan bisa divalidasi. Ini menjadi bagian dari kesiapan mereka menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Hermandra MA menambahkan, dunia kerja saat ini menuntut bukti kompetensi non-akademik yang nyata. Melalui ASRI, soft skills mahasiswa akan memiliki skor penilaian 1–5 yang terpantau di sistem. Jika belum memenuhi standar, mahasiswa akan diarahkan mengikuti kegiatan penguatan soft skills.

Ini bukan lagi opsional, tetapi menjadi bagian dari pembentukan lulusan Unri. Dalam diskusi bersama Tanoto Foundation, dibahas pula rencana integrasi portofolio soft skills mahasiswa dengan platform profesional seperti LinkedIn, sehingga rekam jejak aktivitas mahasiswa dapat terhubung langsung dengan dunia kerja dan dapat diverifikasi oleh Unri.

Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unri Julita Saidi menjelaskan bahwa sistem ini nantinya akan terhubung dengan platform Satu Unri, dashboard mahasiswa, hingga dashboard penasihat akademik. Mahasiswa nantinya memiliki fitur generate portofolio langsung dari sistem Unri.

‘’Soft skills mereka tercatat, terukur dan bisa ditunjukkan kepada pemberi kerja. Ini lompatan besar dalam layanan karier mahasiswa,’’ ungkap Julita.

Sementara itu, University Partnership Coordinator at Tanoto Foundation Satriya Niko Firdaus menyampaikan apresiasi atas keseriusan Unri dalam membangun sistem yang benar-benar aplikatif. ‘’Kami melihat Unri sangat progresif dan menunjukkan aksi nyata dalam merancang student journey berbasis soft skills. Ini bukan konsep, tetapi sistem yang akan digunakan penuh oleh universitas,” ujarnya.

Satriya Niko Firdaus menilai bahwa pendekatan digitalisasi ASRI akan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa. Ketika soft skills bisa terdokumentasi dan terhubung dengan kebutuhan industri, maka mahasiswa memiliki nilai tambah yang nyata saat memasuki dunia kerja.

Saat ini, proses pengajuan SK Rektor tengah berjalan dan telah mendapatkan persetujuan dalam rapat pimpinan universitas, sehingga implementasi dapat dilakukan secara paralel dan ditargetkan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru. Melalui kolaborasi ini, Unri dan Tanoto Foundation berharap ASRI Soft Skills Development Project dapat menjadi model digitalisasi pengembangan soft skills mahasiswa yang terintegrasi.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
#mahasiswa #soft skills #tanoto foundation #Unri #digitalisasi