Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perkuat Mitigasi dan Ketangguhan Warga, PLN dan Wali Kota Padang Resmikan Desa Siaga Bencana Pertama di Kota Padang

Tim Redaksi • Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:58 WIB

Seorang petugas menjelaskan foto-foto peristiwa bencana alam di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Rabu (12/2/2026).
Seorang petugas menjelaskan foto-foto peristiwa bencana alam di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Rabu (12/2/2026).

PADANG (RIAUPOS.CO) - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) meresmikan Program Desa Siaga Bencana di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Rabu (12/2).

Program ini menjadi Desa Siaga Bencana pertama di Kota Padang dan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN untuk memperkuat mitigasi serta ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko gempa bumi dan tsunami.

Peresmian yang digelar di Kantor Kelurahan Ulak Karang Selatan tersebut dihadiri Wali Kota Padang, Manager PLN UPP Sumbagteng 2, Kepala BPBD Kota Padang, Camat Padang Utara, Lurah Ulak Karang Selatan Fitriani, serta perwakilan Daulat Institute dan masyarakat Kelurahan Ulak Karang Selatan.

Manager PLN UPP Sumbagteng 2, Iwan Arif Setiyawan menegaskan, pembangunan ketangguhan masyarakat menjadi bagian penting dari komitmen PLN di wilayah operasionalnya.

‘’Melalui Program Desa Siaga Bencana, PLN tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga memperkuat kapasitas sosial masyarakat agar mampu merespon risiko bencana secara mandiri dan berkelanjutan,’’ ujar Iwan.

Ia menambahkan, Kota Padang berada di kawasan rawan gempa dan tsunami sehingga penguatan sistem mitigasi berbasis komunitas menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan peralatan, tetapi juga kesadaran kolektif, kedisiplinan, serta kemampuan bertindak cepat dan tepat saat kondisi darurat.

Program Desa Siaga Bencana ini dirancang dengan pendekatan penguatan sistem dan sumber daya manusia. Intervensi yang dilakukan meliputi pembentukan dan pelatihan Tim Siaga Bencana, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) dan peta jalur evakuasi, pemasangan rambu, penyediaan peralatan darurat, perbaikan akses evakuasi, hingga pelaksanaan simulasi kebencanaan secara berkala. Sebanyak 120 warga terlibat langsung sebagai penerima manfaat sekaligus bagian dari sistem kesiapsiagaan kelurahan.

Sebagai dukungan konkret, PLN juga menyerahkan perlengkapan siaga bencana berupa perahu karet lengkap dengan dayung dan pompa, jaket pelampung, sepatu boot, handy talky, kotak P3K, serta lampu sorot untuk mendukung respon cepat di lapangan. Program ini juga dilengkapi Posko Siaga Bencana permanen yang berfungsi sebagai pusat koordinasi dan informasi saat kondisi darurat.

Wali Kota Padang, Fadly Amran mengapresiasi kontribusi PLN dalam memperkuat ketangguhan masyarakat pesisir yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.

‘’Dalam situasi darurat, masyarakat sekitar adalah pihak pertama yang hadir sebelum aparat tiba. Karena itu, peningkatan kapasitas warga melalui pelatihan dan pembentukan tim siaga sangat strategis. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperluas agar kesiapsiagaan menjadi gerakan bersama,’’ kata Fadly.

Melalui peresmian Desa Siaga Bencana pertama ini, PLN dan Pemko Padang berharap model penguatan mitigasi berbasis komunitas dapat dikembangkan di wilayah lain.(adv)

Editor : Bayu Saputra
#PLN (Persero) #pln #PLN 123