SIAKSRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) - SAAT ini di Kabupaten Siak terdata 13.985 kepala keluarga (KK) atau 52.662 jiwa masuk kategori miskin ekstrem dan miskin. Sementara kategori hampir miskin 9.012 KK atau 32.838 jiwa, kategori rentan miskin 8.696 KK atau 29.952 jiwa dan ketegori hidup pas-pasan 19.313 KK atau 67.523 jiwa.
‘’Ada lima desil pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yakni desil 1 kategori miskin ekstrem atau sangat miskin, desil 2 kategori miskin , desil 3 kategori hampir miskin, desil 4 kategori rentan miskin dan desil 5 kategori hidup pas-pasan,’’ ujar Bupati Siak Afni Z, Selasa (24/2).
Untuk menyikapi hal ini, lanjut Bupati, secara maraton dalam pekan ini hingga pekan depan pemkab mengundang perwakilan perusahaan yang beraktivitas di Siak untuk berkolaborasi membangun Siak.
‘’Pertemuan ini kami bagi dalam 9 sesi, tiap sesi dihadiri 5 perusahaan,’’ jelas Bupati.
Banyak hal yang dibahas, mulai dari kewajiban sosial, tenaga kerja lokal, potensi PAD, potensi berzakat melalui Baznas Siak, kontribusi CSR, dan lainnya.
Dalam setiap pertemuan ada kesepakatan yang ditandatangani secara bersama-sama, bahwa CSR dikelola secara terbuka dan transparan, dan satu pintu. Jika ingin CSR lebih bernilai, bisa diberikan secara berkala ke Dinas Sosial Kabupaten Siak.
’’Sekarang kami sudah mengumpulkan 1.100 paket. Dan orang miskin di Siak ada 51.006 KK,’’ terang Bupati.
Di dalamnya ada yang namanya lansia, sudah tua tidak ada yang mengurus, perusahaan bisa memberikan bantuan atau bagi penyandang disabilitas berat yang memerlukan alat bantu, bisa dibantu melalui CSR.(hen)
Laporan MONANG LUBIS, Siak Sriindrapura
Editor : Arif Oktafian