PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru. Tim riset MAN 1 Pekanbaru berhasil meraih medali perak dalam ajang International Student Summit (ISS) 2nd Edition yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 13–16 Februari 2026.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, MAN 1 Pekanbaru mewakili Provinsi Riau sekaligus Indonesia di tingkat internasional. Siswa tersebut adalah Niswah Kamila Shaumi kelas XII dan Vayolla Aurelia Delma kelas XII, di bawah bimbingan pembina Melia Vivi Ningrum MPd. Keduanya berhasil menunjukkan kualitas riset yang unggul dan mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
Ajang kompetisi riset internasional ini diikuti sebanyak 557 peserta dari pelajar dan mahasiswa dari sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Nigeria, Kenya, Somalia, dan Suriah. Tim riset MAN 1 Pekanbaru mengangkat judul penelitian "Potensi Probiotik Daun Sirih Cina (Peperomia pellucida L.) terhadap Inhibisi Bakteri Uropathogenic Escherichia coli (UPEC) Penyebab Infeksi Saluran Kemih". Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan daun sirih cina sebagai sumber antibakteri alami dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli, bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi saluran kemih.
Riset ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus resistensi antibiotik, sehingga diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman, terjangkau, dan berkelanjutan. Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda MPd menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian luar biasa tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, pembina, serta dukungan penuh madrasah terhadap pengembangan budaya riset.
‘’Keberhasilan ini membuktikan bahwa siswa MAN 1 Pekanbaru memiliki kemampuan, semangat, dan daya saing di tingkat internasional. Ini juga menjadi bukti bahwa program riset yang kami jalankan selama ini telah berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan generasi unggul yang siap bersaing di era global,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi yang menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih siswa madrasah tersebut. Ia menilai capaian ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan pendidikan di lingkungan madrasah, khususnya dalam bidang riset dan inovasi. Pembina Riset di MAN 1 Pekanbaru Melia Vivi Ningrum MPd juga menegaskan capaian ini bukan sekadar sebuah medali, tetapi menjadi simbol bahwa ekosistem riset di MAN 1 Pekanbaru terus tumbuh dan mampu menembus panggung internasional.(nto/c)
Editor : Edwar Yaman