PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Memperkuat akses keadilan masyarakat di tingkat akar rumput menjadi salah satu target utama yang ingin dicapai Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau.
Sebagai salah upaya ini, Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan menyambangi Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau pada Rabu (25/2/2026).
Didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Yeni Nel Ikhwan, beserta jajaran, rombongan Kanwil Kemenkum Riau langsung disambut Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau Nurhadi Putra.
Rudy Hendra mengatakan, fokus utama dalam pertemuan ini adalah optimalisasi peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan.
Mengingat tingginya dinamika permasalahan pertanahan di Provinsi Riau, Kemenkum Riau memandang perlu adanya kolaborasi teknis dengan BPN untuk membekali para paralegal dengan wawasan hukum pertanahan yang komprehensif.
Rudy menilai, input dari pihak BPN dinilai krusial agar paralegal di lapangan mampu memberikan edukasi dan mediasi yang tepat bagi masyarakat yang menghadapi kendala administratif maupun sengketa lahan.
Melalui kerja sama ini, Rudy berharap setiap Posbankum tidak hanya menjadi pusat konsultasi hukum umum.
Tetapi juga menjadi jembatan informasi yang akurat mengenai regulasi pertanahan, sejalan dengan program strategis pemerintah dalam mewujudkan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.
Rudy Hendra menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah konkret untuk meminimalisir konflik pertanahan melalui jalur non-litigasi.
''Masalah pertanahan di Riau memiliki kompleksitas yang tinggi, dan seringkali menjadi aduan utama masyarakat di desa. Melalui audiensi ini, kita membangun jembatan koordinasi agar para paralegal di bawah binaan Kemenkum Riau mendapatkan input materi dan pendampingan dari segi keahlian pertanahan oleh Kanwil BPN. " tegas Rudy Hendra Pakpahan.
Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan untuk menyusun langkah teknis berupa pelatihan atau bimbingan teknis khusus bagi paralegal desa dengan melibatkan tenaga ahli dari BPN Riau sebagai narasumber dalam waktu dekat.
Editor : M. Erizal