PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Sumatra Bagian Tengah (Sumbagteng) menunjukkan grafik peningkatan yang sangat tajam dalam dua hari terakhir. PT Hutama Karya (Persero) mencatat volume lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kian padat seiring berakhirnya masa cuti bersama pada Selasa (24/3/2026).
Kondisi tersebut terlihat dari data harian yang menunjukkan pertumbuhan kendaraan jauh melampaui kondisi normal di berbagai ruas utama di wilayah tersebut. Kepala Regional Sumbagteng PT Hutama Karya (Persero), Bromo Waluko Utomo, Selasa (24/3/2026) menjelaskan bahwa mobilitas pemudik tahun ini terpantau sangat dinamis.
Pihaknya melihat adanya pergerakan masif kendaraan yang menghubungkan antar provinsi, terutama dari arah Sumatera Barat menuju Riau. Peningkatan ini diprediksi merupakan gelombang besar arus balik yang puncaknya terus diantisipasi oleh petugas di lapangan guna menjamin kelancaran pelayanan.
Menurut data yang dihimpun dari Hutama Karya pada Senin (23/3/2026), Tol Padang-Sicincin (Pacin) menjadi ruas dengan lonjakan paling ekstrem, yakni mencapai 559,85 persen dibandingkan lalin normal dengan total 10.514 kendaraan melintas dalam sehari. Di saat yang sama, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar (Pekbang) juga mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 408,45 persen atau sebanyak 19.430 kendaraan. Sementara itu, ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) tetap menjadi jalur tersibuk dengan melayani 23.261 kendaraan, atau meningkat 165,96 persen dari kondisi normal.
Selanjutnya, Selasa (24/3/2026) hingga pukul 17.00 WIB, kepadatan di Gerbang Tol (GT) Kampar menuju Pekanbaru masih sangat terasa di mana pada pintu masuk GT XIII Koto Kampar mencatat kenaikan hingga 523,11 persen dengan volume 7.063 kendaraan. Arus serupa terpantau di pintu keluar GT Sungai Pinang yang melayani 7.629 kendaraan atau naik 416,87 persen dibandingkan trafik harian normal. Selain itu, jalur masuk melalui GT Sungai Pinang juga meningkat 229,75 persen dengan total 4.323 kendaraan yang melintas.
Di sisi lain, arus balik pada ruas Tol Pekanbaru-Dumai pada Selasa sore juga menunjukkan angka yang stabil, jauh di atas kondisi normal. Pintu masuk GT Pekanbaru mencatatkan volume sebanyak 5.808 kendaraan atau tumbuh 108,70 persen dibandingkan kondisi biasa. Di bagian utara, lalu pintu keluar GT Bathin Solapan mengalami lonjakan yang cukup tinggi sebesar 246,25 persen dengan total kendaraan masuk mencapai 3.279 unit hingga sore hari.
Pergerakan kendaraan di gerbang tol lainnya juga terlihat meningkat secara konsisten hingga selasa sore. GT Pinggir mencatatkan sebanyak 2.886 kendaraan masuk (naik 79,14 persen) dan 2.311 kendaraan keluar (naik 57,64 persen). Sementara di wilayah Dumai, tercatat ada 1.843 kendaraan yang masuk melalui GT Dumai dan 1.882 kendaraan yang keluar via GT Dumai, dengan kenaikan masing-masing sebesar 69,39 persen dan 60,17 persen.
"Secara akumulatif, total kendaraan selama periode arus balik pada 22 hingga 23 Maret 2026 di ruas Pekanbaru-Dumai telah mencapai 45.868 unit. Untuk ruas Pekanbaru-XIII Koto Kampar, total kendaraan tercatat sebanyak 37.170 unit, sedangkan ruas Padang-Sicincin telah melayani 20.427 kendaraan dalam periode yang sama," kata Bromo, Selasa (24/3/2026).
Lebih lanjut Bromo mengatakan berdasarkan data diatas menunjukkan betapa besarnya volume pergerakan masyarakat yang melintasi jalur bebas hambatan di wilayah Sumbagteng selama momentum arus balik libur Idulfitri 1447 H/2026 M.
Hutama Karya selalu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada periode arus balik Lebaran.
"Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta beristirahat di rest area yang relah tersedia, apabila merasa lelah atau mengantuk," Imbau Bromo.
Editor : Rinaldi