Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karhutla Nihil, OMC di Riau Masih Tetap Dilanjutkan 

Soleh Saputra • Sabtu, 11 April 2026 | 14:40 WIB
Pesawat untuk kegiatan OMC bersiap melakukan penyemaian garam di langit Riau untuk membuat hujan buatan. (Humas BNPB)
Pesawat untuk kegiatan OMC bersiap melakukan penyemaian garam di langit Riau untuk membuat hujan buatan. (Humas BNPB)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang sebelumnya sempat terjadi di beberapa daerah, sudah dilaporkan padam. Dengan demikian, saat ini tidak lagi terdapat karhutla di Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan, karhutla terakhir yang sudah berhasil dipadamkan yakni di Kabupaten Bengkalis. Karhutla di daerah ini sebelumnya sempat dilaporkan membesar dan menimbulkan kabut asap.

“Karhutla di Riau dilaporkan sudah nihil. Beberapa lokasi karhutla yang sebelumnya sempat ada saat ini sudah padam total,” katanya.

Baca Juga: Terseret Arus Banjir Pekanbaru, Aryadi Ditemukan Meninggal 1,38 Km dari Lokasi

Lebih lanjut dikatakannya, meskipun titik karhutla di Riau dilaporkan sudah nihil, namun upaya pencegahan tetap dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi kembali terjadinya karhutla.

“Meskipun karhutla sudah nihil. Upaya pencegahan karhutla tetap dilakukan, seperti pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC),” sebutnya.

Hingga saat ini, ujar Edy, ketika terdapat awan potensial, OMC akan langsung dilakukan. Bahkan jika awan potensial tersebut ditemukan pada malam hari.

“Ketika ada awan potensial, OMC akan langsung dilakukan. Meskipun itu malam hari, hingga saat ini total garam yang sudah disemai sebanyak 35 ton,” paparnya.

Baca Juga: Pelatih Lyon Fonseca Belum Puas dengan Performa Pemain Muda Brasil Endrick

Kegiatan OMC kali ini merupakan kegiatan tahap kedua yang dilaksanakan. Sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan serupa pada awal Februari lalu.

“OMC difokuskan di daerah pesisir timur Riau. Yakni di wilayah Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai,” ujarnya.

Selain adanya pesawat OMC, saat ini di Riau juga sudah terdapat dua unit helikopter untuk kegiatan water bombing. Dengan adanya tambahan bantuan helikopter tersebut, saat ini di provinsi Riau sudah terdapat empat helikopter untuk penanganan karhutla. Yakni dua helikopter patroli dan juga dua helikopter water bombing.

“Saat ini sudah ada empat helikopter di Riau yang dapat digunakan untuk penanggulangan Karhutla. Dua unit untuk kegiatan patroli dan dua unit untuk water bombing,” ujarnya.

Baca Juga: Mandi Air Hangat Bisa  Bikin Tidur Nyenyak dan Melancarkan Sirkulasi Darah, Simak 9 Manfaatnya Berikut Ini

Untuk menambah kekuatan, Pihaknya juga sedang mengajukan untuk penambahan helikopter water bombing karena luasan karhutla di Riau terus bertambah.

“Kami sudah mengajukan kembali untuk helikopter water bombing, saat ini sedang diproses karena untuk helikopter water bombing itu perizinannya cukup panjang,” paparnya.(sol)

 

Editor : Edwar Yaman
#karhutla nihil #m edy afrizal #karhutla #kabut Asap #OMC