PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan, masih bertahan di tenda-tenda yang didirikan di samping Kantor Gubernur Riau, Selasa (14/4/2026). Massa hingga saat ini masih menunggu jawaban dari pemerintah terkait penolakan mereka untuk direlokasi dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Selain mendirikan tenda, massa juga membangun dapur umum di sekitar lokasi tenda didirikan. Logistik makanan berupa beras, minyak, gula, telur dan makanan lainnya juga sudah tampak dipersiapkan.
Tidak hanya mendiami tenda, massa aksi juga tampak ada yang beristirahat di teras masjid yang ada di halaman Kantor Gubernur Riau. Kondisi massa aksi yang masih bertahan di Jalan Cut Nyak Dien juga membuat suasana jalan yang berada tepat di samping Kantor Gubernur Riau tersebut juga tampak kotor dan mulai menimbulkan bau tak sedap.
Baca Juga: Menteri Agama Nazaruddin Umar Dijadwalkan Buka MTQ Riau Ke-44 di Kuansing
Koordinator massa aksi, Wandri Saputra Simbolon menyebutkan, pihaknya
mendesak pemerintah segera memberikan kepastian terkait nasib masyarakat yang terdampak kebijakan di TNTN.
"Temui kami Pak, berikan jawaban untuk kami. Kami menunggu jawaban, kami menunggu kepastian. Sudah satu tahun ini kami menunggu," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa massa tidak akan membubarkan diri sebelum ada jawaban konkret dari pemerintah. Bahkan, ia menyebut kemungkinan akan mengerahkan massa lebih besar jika tuntutan tidak segera direspons.
Baca Juga: Eks Ajudan Wahid Ditahan Setelah Diperiksa 7 Jam, Gugatan Rp11 M ke KPK Tetap Jalan
"Kami tidak akan pulang tanpa jawaban. Kalau sampai sore atau besok tidak ada jawaban, kami akan penuhi Kantor Gubernur ini," ujarnya.(sol)
Editor : Edwar Yaman