Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Balai Bahasa Selenggarakan PKBI untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan  di Kampar

Edwar Yaman • Jumat, 17 April 2026 | 16:01 WIB
Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum (kiri), saat menyampaikan pengantar dalam kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Kampar, di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar, Bangkinang, Senin (13/4/2026). (BBPR UNTUK RIAUPOS.CO)
Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum (kiri), saat menyampaikan pengantar dalam kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Kampar, di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar, Bangkinang, Senin (13/4/2026). (BBPR UNTUK RIAUPOS.CO)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Bahasa dalam komunikasi harus diiringi oleh kesejahteraan psikologi agar penerima pesan  atau komunikan dapat menerima pesan dengan bahagia, tanpa merasa terintimidasi. Hal ini penting dan haru dipahami oleh para pendidik yang bersinggungan langsung dengan murid, terlebih yang masih berusia dini. Intinya, pendidikan harus dilakukan dengan penuh kesenangan dan keceriaan agar peserta didik tidak merasa dalam tekanan.

Hal itu katakan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olaharaga Kabupaten Kampar, Zulkifli Yunus, saat membuka kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Kampar, yang berlangsung  di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar, Bangkinang, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini diselenggarakan Tim Pembinaan dan Bahasa Hukum Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) dan berlangsung selama empat hari yang berakhir pada Kamis (16/4/2026).

Selain Zulkifli Yunus, dalam acara pembukaan itu juga dihadiri Kepala BBPR Dr Umi Kulsum, Plt Kasubbag Umum Disupusip Kampar Ratnawati, dan sekitar 50 peserta yang perupakan pendidik dan tenaga kependidikan dari sekolah dasar yang tersebar di Kabupaten Kampar. 

Baca Juga: BRK Syariah dan Kejari Siak Perkuat Sinergi untuk Penyelesaian Pembiayaan Secara Berkeadilan

Dalam kesempatan itu, Kepala BBPR, Umi Kulsum, menjelaskan, di tengah keterbatasan anggaran karena pengetatan anggaran oleh pemerintah pusat, pihak tetap terus melakukan upaya membangun sumber daya manusia (SDM) di wilayah kerja BBPR, yakni di Riau. Meski dengan sarana dan segala keterbatasan, kata Umi, tetap akan dilakukan dengan semaksimal mungkin, dengan melibatkan seluruh masyarakat. Seperti siswa, para guru, pegiat literasi, pegiat sastra, pegawai instansi pemerintah daerah, dll.

“Saya sadar, dengan segala keterbatasan ini, semuanya harus tetap dijalankan semaksimal mungkin. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu kesuksesan acara ini di Kampar, terutama Pemkab Kampar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olaharaga Kabupaten Kampar, dan Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar,” ujar mantan Kepala Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Balai Bahasa Jawa Timur itu.

Koordinator kegiatan, Riyan Nofardo Putra, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran berbahasa peserta. Pendidik dan tenaga kependidikan yang dalam pelaksanaan tugasnya memanfaatkan bahasa Indonesia secara lisan dan tulis dalam pembelajaran, administrasi, dan interaksi di lingkungan satuan pendidikan tentu perlu memperkuat penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca Juga: MTQ Riau, Pemkab Kuansing Siapkan LO untuk Kabupaten/Kota

“Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menghasilkan karya tulis berupa artikel sederhana. Keberhasilan giat ini dilihat melalui persentase peningkatan kualitas berbahasa setelah pelaksanaan kegiatan peningkatan kemahiran berbahasa yang diukur melalui perngerjaan tes awal dan tes akhir,” ujar Riyan.

Adapun narasumber kegiatan ialah Adeliany Azfar yang menyampaikan materi Ejaan di hari pertama. Pada hari kedua, materi Bentuk dan Pilihan Kata disampaikan oleh Riyan Nofardo Putra, serta Ahmad Nawari menyampaikan materi Kalimat dan Paragraf. Pada hari ketiga, Rabu (15/4) peserta mendapatkan bimbingan langsung dari Redaktur Pelaksana Riau Pos, Hary B Koriun, mengenai Teknik dan Dasar Penulisan Artikel Populer.

Di akhir kegiatan, para peserta melakukan berpraktik menulis artikel yang dipandu langsung oleh Hary B Koriun, hingga mampu membuat tulisan yang runtut dan menerapkan kaidah kebahasaan.***   

 

Editor : Edwar Yaman
#balai bahasa #tenaga kependidikan #PKBI #pendidik #kampar