Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Seluruh JCH Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah, Bersiap Jalani Rangkaian Ibadah di Makkah

Joko Susilo • Rabu, 13 Mei 2026 | 12:45 WIB
Seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam gelombang pertama secara bertahap telah meninggalkan Kota Madinah menuju Kota Makkah. (Istimewa)
Seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam gelombang pertama secara bertahap telah meninggalkan Kota Madinah menuju Kota Makkah. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-  Seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam gelombang pertama secara bertahap telah meninggalkan Kota Madinah menuju Kota Makkah, Rabu (13/5/2026). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan pemberangkatan terakhir dilakukan oleh jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 12.

“Sebanyak 434 jemaah Kloter BTH 12 mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah sejak pukul 07.00 Waktu Arab Saudi,” ujar Defizon.

Sebelum memasuki Kota Makkah, para jemaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat dan berniat umrah wajib. Dengan keberangkatan Kloter BTH 12 tersebut, seluruh jemaah haji Riau yang masuk dalam gelombang pertama kini telah meninggalkan Madinah dan melanjutkan perjalanan ibadah ke Tanah Haram.

Baca Juga: Kibarkan Bendera Palestina dalam Perayaan Juara Barca

Di sisi lain, jemaah Kloter BTH 10 asal Kota Pekanbaru, Indragiri Hulu, Kampar, dan Bengkalis telah lebih dulu melaksanakan umrah wajib di Masjidilharam.

“Pelaksanaan umrah wajib dimulai pukul 07.00 WAS dan dipandu langsung oleh ketua rombongan serta ketua regu masing-masing,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, sebanyak 10 jemaah menggunakan kursi roda dan mendapat pendampingan layanan disabilitas. Sementara itu, terdapat tiga jemaah yang belum dapat melaksanakan umrah wajib karena masih dalam kondisi sakit dan belum suci.

“Jemaah yang berhalangan akan melaksanakan umrah wajib setelah kondisi kesehatan membaik dan sudah suci,” kata Defizon.

Baca Juga: Piala Dunia Anak Region Riau Diramaikan 25 SSB

Ia juga menyebut sebagian besar jemaah yang telah menyelesaikan umrah wajib di Kota Makkah turut menunaikan pembayaran dam sebagai bagian dari pelaksanaan haji tamattu.
Pembayaran dam dilakukan melalui Adhohi, lembaga resmi pengelola dam yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi.

Defizon berharap seluruh jemaah haji asal Provinsi Riau diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke Tanah Air.(ilo)

 

Editor : Edwar Yaman
#JCH Riau Gelombang Pertama #rangkaian ibadah #madinah #makkah