Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bangun Kesadaran Keselamatan Listrik, Srikandi PLN, Sosialisasikan Penggunaan Listrik Aman di SMKN 2 Pekanbaru

Tim Redaksi • Jumat, 22 Mei 2026 | 11:00 WIB
Srikandi PLN UIP Sumbagteng Rahma NA, sebagai pemateri utama yang mem­berikan edukasi ke­pada para sis­wa SMK Negeri 2 Pekanbaru da­lam rangkaian program Srikandi PLN Goes to School, baru-baru ini. PT PLN UNTUK RIAU POS
Srikandi PLN UIP Sumbagteng Rahma NA, sebagai pemateri utama yang mem­berikan edukasi ke­pada para sis­wa SMK Negeri 2 Pekanbaru da­lam rangkaian program Srikandi PLN Goes to School, baru-baru ini. PT PLN UNTUK RIAU POS

 PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kesadaran mengenai pentingnya penggunaan listrik secara aman terus didorong PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui kegiatan edukatif bagi generasi muda. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sharing session bertajuk “Tertib Listrik: Penggunaan Listrik Aman, Cegah Kebakaran” yang digelar di SMK Negeri 2 Pekanbaru dalam rangkaian program Srikandi PLN Goes to School.

Kegiatan tersebut mengha­dirkan Srikandi PLN UIP Sumbagteng, Rahma NA sebagai pemateri utama yang memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya memahami keselamatan kete­nagalistrikan dalam kehidupan sehari-hari. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti sesi yang berlangsung interaktif tersebut.

Dalam pemaparannya, Rahma menjelaskan, listrik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat modern. Namun, di balik manfaat besar yang diberikan, penggunaan listrik yang tidak sesuai standar keselamatan juga dapat menimbulkan ber­bagai risiko, termasuk korsleting hingga kebakaran.

Baca Juga: Agar Bisa Menghemat Listrik, Simak Fakta dan Cara Atur Konsumsi Listrik PLN

Ia menekankan, pemahaman mengenai tertib penggunaan listrik perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar generasi muda memiliki kesadaran untuk menggunakan energi listrik secara aman dan bijak, baik di lingkungan rumah maupun sekolah.

‘’Masih banyak kasus kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman atau penggunaan peralatan listrik secara berlebihan. Karena itu, penting bagi adik-adik semua untuk memahami bagaimana menggunakan listrik dengan benar agar terhindar dari bahaya,’’ ujar Rahma.

Dalam kegiatan itu, Rahma juga menjelaskan sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya listrik, seperti tidak menumpuk colokan pada satu terminal listrik, menggunakan peralatan listrik berstandar nasional, mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan, serta memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi baik dan aman.

Baca Juga: Srikandi PLN Nusantara Power Peringati Hari Kartini, Kenang  Perjuangan  RA Kartini  Perjuangkan Hak-Hak Perempuan

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda awal gangguan listrik yang perlu diwaspadai, mulai dari kabel yang panas, stop kontak mengeluarkan percikan api, hingga bau hangus dari instalasi listrik. Menurut Rahma, hal-hal tersebut sering kali dianggap sepele padahal dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

Suasana sharing session berlangsung komunikatif dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait penggunaan listrik di rumah, cara menangani korsleting sederhana, hingga langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran akibat listrik.

Rahma mengatakan, edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan menjadi penting karena generasi muda memiliki peran besar sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar. Melalui pemahaman yang baik, para siswa diharapkan mampu menerapkan perilaku tertib listrik sekaligus menyebarkan edukasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat.

‘’Keselamatan listrik bukan hanya tanggung jawab PLN, tetapi juga tanggung jawab bersama. Dengan memahami penggunaan listrik yang aman, kita bisa mencegah risiko kecelakaan maupun kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak,’’ katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Srikandi PLN dalam mendukung edukasi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, mengenai pentingnya keselamatan dan pemanfaatan energi listrik secara bertanggung jawab.

Kepala SMK Negeri 2 Pekanbaru Kamal Majdi SPd menyambut baik kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, materi mengenai keselamatan penggunaan listrik sangat relevan bagi para siswa, terutama di tengah tingginya penggunaan perangkat elektronik dan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.(adv)

Editor : Bayu Saputra
#pln goes to school #srikandi goesto school #pln persero #Srikandi PLN