Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Baharuddin Sidi Biditek Jemaah Haji Riau Wafat di Makkah, Kemenhaj Riau Pastikan Hak Jemaah Dipenuhi

Joko Susilo • Minggu, 24 Mei 2026 | 07:15 WIB
Jemaah haji Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 10 atas nama Baharuddin Sidi Biditek dilaporkan wafat di Kota Makkah. (Istimewa)
Jemaah haji Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 10 atas nama Baharuddin Sidi Biditek dilaporkan wafat di Kota Makkah. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.COP) - Kabar duka kembali datang dari jemaah haji Provinsi Riau yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. 

Seorang jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 10, Baharuddin Sidi Biditek dilaporkan wafat di Kota Makkah, Sabtu (23/5/2026), di tengah persiapan menghadapi puncak ibadah haji menuju Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Informasi wafatnya jemaah tersebut dilaporkan petugas Kloter BTH 10 kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau.

Baca Juga: 29 Ekor Ikan Koi Milik Wako Pekanbaru Mati hingga UMKM Stop Berproduksi Gegara Pemadaman Listrik

Telah meninggal dunia jemaah BTH 10. Atas nama Baharuddin Sidi Biditek pada pukul 06.40 WAS di Hotel Safa Al Marjan kamar 1412. Riwayat hipertensi terkontrol. Pada pukul 01 dini hari beliau masih ke kamar mandi. Tensi dilakukan pengecekan terakhir sore kemarin 140.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon membenarkan hal itu. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum.

“Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Baharuddin Sidi Biditek. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Defizon.

Baca Juga: Warga Rohul Kembali Gelap-gelapan, Listrik Padam Lagi Setelah Pulih Dini Hari

Defizon menjelaskan, pemerintah melalui petugas haji akan memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji bagi almarhum.

“Jemaah ini nantinya akan dibadalhajikan oleh petugas yang telah ditunjuk dan seluruh hak-haknya akan dipenuhi oleh pemerintah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jemaah haji yang wafat di Tanah Suci sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji berhak mendapatkan perlindungan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: PLN Minta Maaf atas Gangguan Kelistrikan Sumatera, Pemulihan Dilakukan Bertahap

“Untuk jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci sebelum puncak haji, selain akan dibadalhajikan juga akan diberikan asuransi sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kami dari Kementerian Haji akan membantu seluruh proses yang berkaitan dengan jemaah tersebut,” tambahnya.

Almarhum Baharuddin Sidi Biditek diketahui merupakan jemaah yang bertempat tinggal di Jalan Paus Gang Kayangan Nomor 11, Kota Pekanbaru. Setelah proses pemulasaraan selesai, almarhum direncanakan akan disalatkan di Masjidil Haram sebelum dimakamkan di tanah suci.

Menjelang puncak ibadah haji yang tinggal beberapa hari lagi, Defizon kembali mengingatkan seluruh jemaah haji Provinsi Riau untuk menjaga kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas yang dapat menguras tenaga.

Baca Juga: Tuntas Ikuti Sosialisasi, Operator SIKS-NG Desa dan Kelurahan Input Data di Aplikasi DTSEN, Jumlah Penerima Bantuan Sosial di Inhu Berpotensi Berubah 

“Kami mengimbau seluruh jemaah agar selalu menjaga kesehatan, memperhatikan pola makan, cukup istirahat, dan tidak memaksakan diri. Kondisi fisik yang sehat dan prima sangat dibutuhkan untuk menjalani seluruh rangkaian ibadah haji, khususnya saat Armuzna nanti,” tutupnya. (ilo)

Editor : M. Erizal
#Kemenhaj Riau #Jemaah haji riau meninggal #Jemaah haji riau wafat