Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Riau Pulih

Tim Redaksi • Senin, 25 Mei 2026 | 12:02 WIB
DIDIK WICAKSONO. (JPG)
DIDIK WICAKSONO. (JPG)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Riau dan sekitarnya kini telah kembali normal. Pemulihan ini membuat sebanyak 1,9 juta pelanggan PLN di wilayah Riau dan sekitarnya kembali mempe­roleh pasokan listrik secara normal. 

Proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga seluruh sistem berhasil dipulihkan sepenuhnya. Sebelumnya, gangguan terjadi pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai, Provinsi Jambi. Gangguan tersebut berdampak terhadap sistem transmisi dan pembangkit listrik di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

General Ma­nager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa keberhasilan penormalan sistem kelistrikan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel PLN yang siaga penuh selama proses pemulihan berlangsung.

Baca Juga: Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Cukup Umur

“Alhamdulillah, saat ini sistem kelistrikan di Riau dan sekitarnya telah kembali normal dan seluruh pelanggan telah kembali menikmati pasokan listrik dengan andal. PLN terus berupaya menjaga keandalan sistem agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” kata Didik, Ahad (24/5).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan pengertian selama proses pemulihan sistem berlangsung.

“Terima kasih atas dukungan dan pengertian seluruh pelanggan selama proses pemulihan berlangsung,’’ ujarnya.

‘’PLN akan terus memperkuat kesiapan operasional dan keandalan sistem kelistrikan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Masyarakat juga dapat memperoleh berbagai informasi dan layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN lainnya,’’ tambahnya.

Baca Juga: Efisiensi, Semangat Berbagi Tetap Tinggi

Permintaan Genset dan Lampu Darurat Melonjak

Pemadaman listrik secara berturut-turut beberapa hari terakhir membawa dampak signifikan bagi pelaku usaha elektronik.  Penjualan perangkat alternatif pemenuhan kebutuhan daya listrik justru mengalami lonjakan komoditas yang cukup tajam.

Pantauan di salah satu pusat perbelanjaan di Pekanbaru, Ahad (24/5) terlihat, beberapa jenis barang elektronik yang berfungsi sebagai pelindung atau cadangan saat mati lampu kini menjadi buruan.

Salah seorang warga Merry Septiani (39) mengaku terpaksa membeli genset berukuran sedang dengan daya 2.000 watt 1 Ph Krpi20 untuk menghidupkan lampu di rumah agar tidak menggangu kenyamanan keluarganya. “Keluarga di rumah itu besar. Bukan saya saja yang tinggal, masih ada orang tua dan beberapa saudara,’’ jelasnya.

‘’Jadi kalau pas mati lampu kami mengungsi di hotel rasanya tidak pantas. Jadi lebih baik beli genset biar bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Lagipula ini kan memang dibutuhkan di situasi seperti ini,” tambahnya.

Store Manager Ace Hardware (Asko) Pekanbaru Henry membenarkan adanya tren penjualan mencolok barang-barang penunjang kelistrikan rumah tangga. “Penjualan yang cukup naik signifikan adalah produk generator set (genset),” ujar Henry.

Baca Juga: Peralihan Musim, 7 Hotspot Mulai Terdeteksi di Riau 

Selain mesin genset, produk penunjang pencahayaan seperti lampu darurat (emergency lamp) dan lampu bohlam pintar (emergency bulb) juga diburu.


Tak hanya itu, perangkat pendingin alternatif seperti air cooler yang dinilai lebih hemat daya dan mudah dalam perawatan dibandingkan perangkat AC konvensional juga diburu.

Di Kuantan Singingi (Kuansing) juga demikian. Sejak Sabtu (23/5) hingga Ahad  (24/5), warga masyarakat sekitar Telukkuantan, mencari genset di beberapa toko. Mereka khawatir listrik mati akan berulang-ulang. 

“Ia, sejak kemarin dan hari ini (Ahad (24/5) ada pelanggan yang menanyakan mesin genset mini. Tapi stok kita sudah habis,” kata Fitri, salah seorang karyawan toko elektronik di Telukkuantan, Ahad (24/5). 

Menurut Fitri, beberapa pelanggan mencari genset mini memang untuk penerangan lampu rumah menjelang listrik hidup kembali. “Kalau kipas angin atau AC jarang. Itu dibeli kalau listrik hidup, dan cuaca panas,” katanya. 

Yuli salah seorang ibu rumah tangga di Sungai Jering berharap listrik tak lagi mati di wilayah Sungai Jering.  Bila listrik berulang-ulang mati, ia khawatir barang-barang elektronik rumah tangga seperti AC, mesin cuci, kulkas dan lainnya bisa terancam rusak. “Mudah-mudahan listrik stabil,” katanya. 

Sementara Manajer ULP PT PLN Telukkuantan Lobertus G Hasugian mengatakan, saat ini sistem kelistrikan Sumatera sudah mulai recovery. “Kita doakan sistem pembangkit bisa masuk semua ke sistem Sumatera agar pemadaman tidak terjadi,” ujarnya.

Pesanan Kamar Hotel Meningkat

Di Rokan Hilir (Rohil), pemadaman listrik menimbulkan kondisi yang tak biasa, seperti yang nampak terjadi di Kota Bagansiapiapi. Salah warga, Afrizal mengaku memilih duduk di kedai kopi lebih lama dari biasanya agar bisa tetap mengunakan handphone. 

“Daripada di rumah, lebih baik di kedai kopi bisa mengcas, dan menunggu listrik menyala,” kata warga jalan Piah Kelurahan Bagan Timur, Bangko ini. Sementara itu terlihat terjadi peningkatan pemesanan kamar di hotel-hotel yang ada di Bagansiapiapi. Salah satunya terpantau  di hotel Jianxia yang terletak di Jalan Mawar Kelurahan Bagan Kota. 

Di mana pada sekitar pukul 19.00 WIB, kamar di hotel tersebut sudah terisi seluruhnya. Salah seorang pengelola hotel, Ono membenarkan kondisi kamar yang sudah penuh tersebut. “Sudah penuh,” kata Ono kemarin.


Salah seorang tamu hotel, Rahmi menyebutkan dalam dua hari belakangan ini dirinya terpaksa memilh tidur di hotel dengan alasan untuk memastikan anak bayi nya bisa beristirahat dengan baik. “Di rumah tak ada genset, anak nangis terus. Terpaksa kami bawa tidur di hotel saja,” terangnya. 
Lift Macet, Empat Orang Dievakuasi

Empat orang berhasil dievakuasi tim Damkar Pekanbaru setelah terjebak di dalam lift gedung PT PLN (Persero) UIDRKR di Jalan Tuanku Tambusai Gang Musyawarah, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (22/5) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.35 WIB.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui Koordinator Bagian Komunikasi dan Informasi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Duul Gamar mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel setelah menerima laporan.

“Kami langsung mengarahkan personel dan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos 13 Cempaka langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan,” ujarnya, saat dikonfirmasi Riau Pos, Ahad (24/5).

Adapun korban yang berhasil dievakuasi masing-masing bernama Zulwendri, Rini Andriani, Malsya, dan Cyntia. Seluruh korban berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat tanpa mengalami luka-luka.(ali/ayi/dac/fad/dof)

Editor : Arif Oktafian
#blackout sumatera #listrik padam #pln