Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bangga Menjadi Tionghoa Indonesia

Prapti Dwi Lestari • Selasa, 26 Mei 2026 | 11:45 WIB
PSMTI RIAU UNTUK RIAU POS.
PSMTI RIAU UNTUK RIAU POS.

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau kembali menggelar pemilihan Didi Meimei Riau. Tahun ini pemilihan dilaksanakan di Mal SKA Pekanbaru, Ahad (24/5).

Di tahun kedua penyelenggaraannya, ada dua pasangan pemenang Didi Meimei Riau 2026. Yaitu untuk kategori anak-anak dan remaja.

Untuk kategori Remaja (B), Richie Evandy Anggunawan dan Sheren Angelina TSE menjadi pemenang Didi Meimei Riau 2026. Sedang­kan Shane Valerian dan Scelyn Audrey Sikdiprawiro memenangkan kategori anak-anak (A).

Baca Juga: Produksi-Jual Situs Internet Banking Tiruan, Mahasiswa Asal Kampar Ditangkap Polisi

Menurut Ketua PSMTI Riau Lindawati, tahun ini Didi Meimei Riau mengangkat tema ”Saya Bangga Menjadi Tionghoa Indonesia” yang memiliki makna yang sangat baik dan mendalam. ”Kita ingin anak-anak dan generasi muda memahami bahwa menjadi Tionghoa Indonesia adalah sebuah kebanggaan tetap mencintai budaya leluhur, namun juga terus menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari Indonesia,” kata Lindawati.

Lindawati mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, sponsor, mentor, para orang tua, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga acara Grand Final Didi Meimei Riau 2026 ini dapat terlaksana dengan baik dan meriah.

”Semoga kegiatan Didi Meimei Riau dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi positif bagi generasi muda di Riau, sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman yang kita miliki bersama,” tuturnya. 

Baca Juga: 500 Bibit Tanaman dan Donasi untuk Rumah Singgah Kanker jadi Penutup BRKS Walk and Run 2026

Sementara itu, Penggagas Didi Meimei Riau Stephen Sanjaya menjelaskan dinamika positif dan lompatan kualitas performa para peserta ini dipandang sebagai buah manis dari sebuah evaluasi mendalam oleh pihak pendiri dan pengurus PSMTI Riau. Format Didi Meimei sengaja dilahirkan ke permukaan sebagai jawaban atas persoalan klasik yang kerap melanda ajang Koko Cici terdahulu, di mana kepesertaan baru dimulai dari rentang usia 17 hingga 25 tahun.

”Sering kali Koko Cici yang sudah terpilih itu, biasanya umur 17 tahun kan berada di kelas dua SMU atau kelas sebelas. Begitu sudah terpilih, baru setahun bertugas mereka sudah harus kuliah keluar dari Riau. Akibatnya, tugas-tugas mereka di daerah sering menjadi bolong-bolong,” ungkapnya 

Dijelaskan Stephen Sanjaya lagi, berangkat dari realitas lapangan tersebut, sebuah terobosan strategis dicanangkan, yakni membimbing dan menempa tunas-tunas muda sejak usia dini. 

Ketika fondasi karakter, mentalitas panggung, dan kepercayaan diri telah dipahat sejak masa kanak-kanak saat mereka masih menetap di Riau, maka saat menginjak usia matang nanti, mereka akan jauh lebih siap ketika naik ke level Koko Cici, baik untuk berkompetisi di tingkat daerah maupun melangkah ke tingkat nasional.

Baca Juga: Sidang Abdul Wahid Ditunda Pekan Depan 

Hebatnya, meski baru memasuki tahun kedua pelaksanaan, padatnya program pembekalan berhasil memaksa performa para peserta melejit sejak tahun pertama.

Saat ini, Didi Meimei PSMTI Riau telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu cabang yang paling aktif dan ”hidup” di tingkat nasional. Ke depan, pengurus menaruh harapan besar agar kolaborasi antar-angkatan bisa terjalin semakin solid dan akrab. Target besar pun mulai diusung, yakni mendorong terbentuknya kompetisi Didi Meimei di level nasional, mengikuti jejak sukses Koko Cici Nasional.

”Panggung Didi Meimei Riau bukan sekadar kompetisi unjuk bakat dan keelokan visual semata. Ia adalah kawah candradimuka, ruang persemaian di mana generasi muda suku Tionghoa di Riau ditempa jiwanya agar kelak mampu berdiri tegak, bersinergi, dan mengambil peran aktif dalam mendukung visi-misi besar pembangunan bangsa Indonesia,” tuturnya.*** 

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

Editor : Arif Oktafian
#Didi Meimei Riau 2026 #Tionghoa Indonesia #psmti riau